Comscore Tracker
BUSINESS

Belajar dari Bisnis Ternama, 7 Cara untuk Tingkatkan Brand Awareness

Brand awareness jadi langkah pertama untuk dapat pelanggan.

Belajar dari Bisnis Ternama, 7 Cara untuk Tingkatkan Brand AwarenessIlustrasi brand awareness. (Pixabay/geralt)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE – Majalah Fortune Indonesia baru saja merilis edisi terbarunya yang bertema ’40 Under 40’ yang berisi 40 sosok berusia di bawah 40 tahun yang menginspirasi Indonesia.

Sebagian sosok tersebut merupakan pengusaha yang sukses membangun bisnisnya dari awal hingga berkembang pesat  dan menjadi brand ternama di Indonesia. Sebut saja, Edward Tirtanata (33) dan James Prananto (33), sosok di balik kesuksesan besar brand Kopi Kenangan menjadi Unicorn F&B pertama di Indonesia.

Mereka menerapkan mental–baik kepada diri mereka maupun pegawainya–untuk selalu memberikan yang terbaik kepada para pelanggannya. “Selama kami mempunyai that customer obsession–seperti biji kopi pilihan atau mesin kopi terbaik–kami akan berhasil,” kata Edward kepada Fortune Indonesia.

Kisah lain hadir dari seorang perempuan di lokapasar terkemuka Indonesia, Tokopedia. Melissa Siska Juminto (34), menegaskan bagaimana brand besar Tokopedia bisa terbangun karena tiga DNA yang dimiliki, yakni Focus on Consumer; Growth Mindset; dan Make it Happen, Make it Better. “Perjalanan karier saya di Tokopedia itu benar-benar memiliki sesuatu yang melampaui hal lain,” ucapnya.

Dari kisah mereka, kita semakin paham bahwa tidak mudah membangun sebuah brand. Hal ini harus dibangun dari dasar dengan perencanaan yang matang untuk meraih brand awareness dari pasar yang disasar.

Brand awareness mengacu pada kemampuan orang untuk mengingat dan mengenali bisnis Anda. Melansir Glints, berikut ini Fortune Indonesia akan merangkum beberapa langkah yang perlu diketahui untuk membangun sebuah brand awareness.

1. Bekerja sama dengan perusahaan terpercaya

Kolaborasi dengan banyak brand yang sudah terkenal dan dipercaya masyarakat dapat menjadi pilihan strategi membangun brand awareness. Kerja sama ini bisa membuat brand Anda juga makin dikenal dan dipercaya.

Dua brand yang bekerja sama tak harus selalu berkaitan. Kreatifitas sangat dibutuhkan dalam kolaborasi antar brand yang bergerak di lini berbeda. Misalnya, brand kosmetik berkolaborasi dengan brand makanan dalam sebuah kampanye ramah lingkungan.

2. Menjadi sponsor acara

Menjadi ponsor sebuah acara juga dapat dijadikan salah satu cara meningkatkan brand awareness. Melalui strategi ini, brand bisa semakin dikenal luas, terutama oleh para pengunjung acara tersebut.

Biasanya, logo brand akan tertulis di kaos, suvenir, bahkan poster acara. Dengan cara inilah, publik bisa lebih mengenal brand Anda.

Meski begitu, pilih acara yang tepat dan sesuai dengan target pasar Anda. Ini perlu diperhatikan, karena orang akan menghubungkan brand dengan acara yang Anda sponsori dan membuat strategi sponsorship pun lebih maksimal.

3. Memaksimalkan konten dengan SEO

Penggunaan media blog jadi salah satu cara jitu dalam meningkatkan brand awareness. Untuk memaksimalkan konten yang Anda buat, Search Engine Optimization (SEO) bisa jadi solusinya.

Dengan langkah sederhana seperti mencari kata kunci pencarian Google yang relevan dengan brand Anda, buatlah sebuah konten yang menarik dan menggunakan kata kunci tersebut.

Melalui cara ini, Anda bisa meningkatkan brand awareness, karena pembaca bisa dengan mudah menemukan konten Anda dan berkenalan dengan brand yang ditawarkan.

4. Jangan remehkan infografik

Dalam media sosial atau blog yang menjadi sarana promosi brand, semakin banyak konten yang dilihat orang, semakin tinggi brand awareness tercapai. Infografik jadi salah satu konten yang sangat menarik untuk dibagikan.

Infografik menawarkan ringkasan informasi dalam sebuah kemasan menarik, sehingga lebih mudah dicerna daripada artikel. Hal ini biasa disukai oleh konsumen yang tidak punya banyak waktu menyimak. Oleh karena itu, coba buat lebih banyak infografik untuk meningkatkan brand awareness.

5. Libatkan influencer

Pemengaruh atau influencer adalah pihak yang bisa diajak kerja sama, selain perusahaan besar dan ternama. Keberadaan mereka yang dikenal luas oleh khalayak di media sosial bisa menjadi sebuah pendorong bagi brand yang sedang dibangun.

Kembali kepada tujuan Anda meningkatkan kesadaran masyarakat pada brand Anda. Kerja sama dengan para influencer dapat meningkatkan brand awareness, bahkan sangat mungkin meningkatkan penjualan produk yang ingin dijual. Pilih influencer dengan audiens yang sesuai target pasar Anda, sehingga strategi brand awareness bisa lebih optimal.

6. Desain pengemasan yang unik

Bagi brand yang memiliki produk dengan kemasan, strategi ini menarik untuk diterapkan. Walau terkesan sederhana, namun desain pengemasan dapat dikenali sebelum khalayak mendapatkan pengalaman mencoba produk tersebut.

Oleh karena itu, daya tarik ini dapat menjadi poin penting dalam meraih brand awareness. Makin unik dan berkelas sebuah kemasan, makin menarik produk tersebut dan bisa meningkatkan brand awareness.

Selain itu, kemasan yang menarik bisa jadi sarana storytelling, meningkatkan loyalitas pelanggan, jadi salah satu jalan memviralkan produk, dan lain sebagainya.

7. Terus memperbarui informasi

Saat ini, banyak sekali sumber informasi yang dapat digunakan untuk memperbarui ilmu Anda terkait brand awareness. Dunia bisnis terus berkembang, begitu pun cara Anda mengelola bisnis juga harus terus berkembang.

Dunia internet juga menawarkan berbagai informasi gratis, seperti di YouTube atau media lainnya. Namun, juga ada kursus-kursus yang siap memberikan berbagai ilmu baru dan terkini bagi Anda dalam hal meningkatkan brand awareness.

Related Articles