Comscore Tracker
BUSINESS

Acset Indonusa Terbuka Bermitra Untuk Garap Proyek di IKN

Perusahaan masih cenderung menahan belanja modal.

Acset Indonusa Terbuka Bermitra Untuk Garap Proyek di IKNInstagram/ Nyoman Nuarta

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - PT Acset Indonusa Tbk menyatakan minatnya untuk menggarap proyek infrastruktur pada pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Namun, tidak seluruh proyek tertarik untuk dikerjakan oleh perseroan.

Direktur Acset Indonusa, David Widjaja, mengatakan pihaknya selalu terbuka dengan kesempatan bisnis yang ditawarkan. Namun, kesempatan proyek yang ditawarkan perlu dikaitkan dengan risiko dan spesifikasi pekerjaan yang akan digarap.

Untuk itu pihaknya akan menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan kontraktor lain untuk bisa memperluas kesempatan dan juga kemampuannya.

"Kita banyak aktif membangun komunikasi dengan perusahaan lain untuk kolaborasi baik kontraktor swasta dan kontraktor pemerintah. Acset open terhadap project yang ditawarkan," ujarnya saat temu media, Rabu (10/8).

Tak hanya itu, perseroan juga akan menjaga risiko atas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya.  "Jadi kita akan menjaga sesuai dengan capability,” katanya.

Menahan belanja modal

Untuk tahun ini, kata dia, perusahaan sedang menahan belanja modal. Dia menjelaskan belanja modal sangat bergantung pada kebutuhan rencana penggunaan proyek yang dilakukan karena tidak terlalu banyak realisasi pada periode 2021-2022.

"Kami banyak ekspansi di 2018-2019 lalu. Tahun-tahun ini kondisi Covid-19 masih berkaitan dengan proyek-proyek sebelumnya tidak merealisasikan belanja modal tahun lalu dan tahun ini," ujarnya.

Menurutnya, sektor konstruksi tidak terlalu banyak membutuhkan aset dan lebih menyesuaikan dengan kebutuhan proyek.

Dalam grup, ACST mencoba melengkapi value chain yang ada melalui anak perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan alat berat, jasa formwork, penyewaan passenger hoist dan tower crane, maupun entitas asosiasi yang menyediakan jasa concrete pumping.

"Belanja modal akan digunakan untuk menambah dan mengganti alat produksi ACSET yang sudah habis masa pakainya," katanya.

Capaian kontrak baru perusahaan

Kendati demikian, perusahaan terus mengincar sejumlah proyek baru demi mengerek kinerja di masa depan. Terbaru, perusahaan sukses memperoleh tambahan kontrak baru senilai Rp306 miliar pada paruh kedua tahun ini.

Salah satu kontrak baru yang didapat pada periode Juli-Agustus 2022 itu adalah pembangunan fasilitas baru PT Astra Honda Motor di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Selain itu, perusahaan memperoleh kontrak baru berupa proyek Bantonite Cement Batang- Soil Improvement pada 11 Maret 2022. Ada juga kontrak pelebaran jalan tol Tangerang-Merak 3 KM60+200 - KM72+000 yang didapatkan pada 16 Juni 2022.

Tambahan kontrak baru ini membuat perolehan kontrak baru ACST sepanjang tahun berjalan ini mencapai Rp822 miliar. Per Juni 2022, ACST sudah mencatatkan kontrak baru Rp516 miliar.

“Proyek di Jakarta meliputi gedung prestisius dan memiliki kompleksitas tinggi. Sementara di Jawa dan Sumatra meliputi proyek pembangkit listrik strategi dan jalan tol," kata Sekretaris Perusahaan ACST, Maria Cesilia Hapsari.

Related Articles