Comscore Tracker
BUSINESS

Pertamina Beberkan Strategi Tingkatkan Produksi Blok Rokan

Blok Rokan sumbang produksi hampir 25% minyak nasional.

Pertamina Beberkan Strategi Tingkatkan Produksi Blok RokanANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/wsj

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE - Pertamina memiliki rencana besar untuk pengelolaan Blok Rokan, didukung kapabilitas organisasi yang memadai dan pengembangan sumber daya mineral. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto menyebut, lapangan migas ini menyumbang produksi minyak nasional hampir 25 persen. Hal ini pun tetap perlu ditingkatkan.  

“Bergabungnya WK Rokan ke Pertamina diharapkan turut memajukan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Direktorat SDM akan memberikan dukungan penuh agar produktivitas WK Rokan terus meningkat,” kata Erry Sugiharto dalam keterangannya, Jumat (8/10).

Dia menjelaskan bahwa kapabilitas organisasi perlu dijaga agar dapat menunjang keberlangsungan operasi Blok Rokan secara selamat, andal, dan efisien.

Saat ini, operasi Blok Rokan didukung oleh sekitar 2.700 pegawai tetap dan lebih dari 22 ribu pegawai mitra kerja. Masing-masing sekitar 65 persen dan 85 persen di antaranya merupakan warga lokal Riau.

Pertamina akan tambah 161 sumur baru

Dirut PT Pertamina Hulu Rokan Jaffee A. Suardin menyampaikan bahwa produksi WK Rokan diharapkan dapat meningkat dengan cara mengoptimalkan potensi-potensi cadangan migas yang ada. Baik itu melalui penambahan sumur baru, pengembangan teknologi tingkat lanjut Enhanced Oil Recovery (EOR), maupun terobosan lain untuk memproduksi minyak secara optimal.

Untuk penambahan sumur baru, WK Rokan menargetkan 161 sumur tajak terhitung sejak alih kelola pada Agustus lalu hingga akhir tahun ini. Intensitas kegiatan operasi semakin meningkat pada tahun depan dengan target pengeboran 500 sumur. Rencana itu tentu harus didukung oleh SDM dengan kompetensi yang tepat.

Perluasan digitalisasi

Pertamina punya Integrated Optimization Decision Support Center (IODSC) di Minas yang merupakan pusat kegiatan digitalisasi Blok Rokan. Saat ini, perseroan sedang menyusun peta jalan untuk memperluas model digitalisasi Blok Rokan ke wilayah kerja lainnya.

Pada tahap awal, perluasan digitalisasi di wilayah kerja hulu migas Pertamina akan dimulai dari Regional I Sumatra. Langkah strategis Pertamina dalam pengembangan teknologi digital merupakan upaya mengoptimalkan proses bisnis dengan teknologi mutakhir, memperkuat inovasi bisnis dan membangun kolaborasi guna mewujudkan operasi yang efisien.

Fasilitas IODSC merupakan sumber informasi atau big data berkaitan dengan aktivitas sumur dan peralatan di lapangan. Setiap hari ada sekitar 4.000 hingga 5.000 data yang masuk. Data tersebut diolah agar menjadi informasi berharga yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Penerapan digitalisasi di WK Rokan setidaknya memberikan empat manfaat utama, yakni peningkatan kinerja keselamatan; penurunan signifikan dari potensi kehilangan produksi / LPO hingga sekitar 40 persen; optimalisasi kemampuan fasilitas produksi; dan peningkatan efisiensi.

Related Articles