Comscore Tracker
FINANCE

Ini Cara Mengatasi Kartu ATM Tertelan, Jangan Panik

Hubungi call center bank dan blokir kartu ATM yang tertelan.

Ini Cara Mengatasi Kartu ATM Tertelan, Jangan PanikIlustasi mesin ATM/Shutterstock pspn

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bisa menjadi penyelamat saat kita membutuhkan uang tunai untuk berbelanja atau membayar suatu keperluan. Namun, terkadang kita mengalami kejadian kartu ATM yang tertelan saat menarik uang di mesin ATM dan tidak bisa keluar dari mesin.

Biasanya, kartu ATM yang tertelan di mesin diakibatkan oleh sejumlah faktor, seperti ada pemadaman listrik saat kita sedang bertransaksi. Selain itu, bila kita terlalu lama merespon transaksi, mesin ATM akan menelan kartu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Sebab, mesin menganggap kartu ATM tertinggal oleh pemiliknya. Selain itu, saat kita lupa pin ATM tiga kali, tak jarang mesin akan menelan kartu ATM.

Dalam kondisi tersebut, tentu kita tidak boleh panik dan harus tetap tenang. Lakukan cara ini bila kartu ATM kita tertelah oleh mesin ATM.

Hubungi call center bank terkait

Bila kita mengalami kondisi tersebut, segera hubungi call center sesuai dengan bank terkait. Pastikan nomor bank yang Anda hubungi sesuai. Kita juga diharuskan melaporkan kejadian ATM tertelan pada 1x24 jam kepada bank. Tujuannya agar kartu ATM Anda segera diblokir dan transaksi sebelumnya bisa diproses. Sebab, ada sejumlah contoh kasus saldo rekening kita sudah terpotong saat ingin tarik tunai, namun uang tunai tidak keluar karena kartu ATM tertelan.

Saat menghubungi call center bank, kita diminta untuk verifikasi data dan menjelaskan letak dan alamat mesin tempat kejadian kartu ATM tertelan dengan detail. Hal tersebut biasanya sebagai langkah verifikasi kebenaran dan untuk tindak lanjut pembenahan ATM bilamana ada kerusakan.

Blokir kartu ATM yang tertelan

ilustrasi ATM bank

Saat menghubungi call center, kita bisa langsung minta memblokir kartu ATM yang tertelan dengan sejumlah verifikasi ulang. Hal tersebut untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti kesalahan sistem ATM.

Setelah itu, nasabah bisa langsung mengganti kartu ATM baru ke kantor cabang dengan menyiapkan surat keterangan kehilangan kepada pihak kepolisian apabila pihak bank penerbit kartu ATM meminta.

Nasabah juga juga harus menyiapkan informasi terkait kepemilikan kartu ATM dari buku tabungan yang dimiliki serta KTP untuk verifikasi data saat di kantor cabang.

Sebagai langkah awal, berikut sejumlah nomor call center bank

  • Bank Central Asia (BCA): 1500888
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI): 14017
  • Bank Mandiri: 14000
  • Bank Negara Indonesia (BNI): 1500046
  • Bank Tabungan Negara (BTN): 1500286
  • Bank Syariah Indonesia (BSI): 14040 atau 1500798
  • Bank CIMB Niaga: 14041
  • Panin Bank: 1500-678 atau 60678
  • Permata Bank: 1500111
  • Bank Danamon: 1500090.

Related Articles