Comscore Tracker
MARKET

Mitra Energi Persada Siapkan Capex Rp150 M untuk Ekspansi

Mitra Energi Persada (KOPI) membidik pertumbuhan 20 persen.

Mitra Energi Persada Siapkan Capex Rp150 M untuk EkspansiIlustrasi ekosistem EBT. (Pixabay/Akitada31)

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE -  PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) membidik kenaikan pendapatan 20 persen pada 2022. Guna mencapai target , perseroan bakal menggenjot ekspansi dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp150 miliar.

Dana belanja modal itu berasal dari fasilitas kredit perbankan. “Saat ini (kami) dalam proses financial closing dengan perbankan untuk proyek pembangkit,” kata Direktur Utama KOPI, Ivo Wongkaren. Namun, ia tak memerinci proyek tersebut.

Sebelumnya, lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Februari 2022, KOPI telah mengungkapkan niatnya mendirikan perusahaan konsorsium bersama PT Adiprotek Envirodunia (ADIP). Perseroan bakal berkolaborasi dalam Proyek Combine Heat and Power (pembangkit listrik bertenaga gas alam) yang estimasi nilainya mencapai Rp170,14 miliar

Proyek berkapasitas 4,63 MW itu akan disertai boiler berkapasitas 2,8 TPH high pressure steam dan 15,74 TPH low pressure team. Pabrik tersebut berlokasi di jalan Access Raod Inalum Kuala Tanjung KM 15, Kuala Tanjung, Medan. 

Kinerja KOPI pada 2021

Pada 2021, Mitra Energi Persada mencatatkan pendapatan Rp188,47 miliar dan laba bersih Rp1,81 miliar. Sementara pada awal 2022, pendapatannya mencapai Rp41,27 miliar; menurun 6,43 persen (YoY). Laba bersih persoan pun terkoreksi 11,91 persen (YoY) dari Rp1,68 miliar ke Rp1,48 miliar.

Di luar ekspansi, KOPI pun telah memiliki taktik lain seperti mendorong distribusi gas ke konsumen yang sudah ada sebelumnya. Tapi, perseroan juga membidik akuisisi konsumen anyar.

Ada pula kans untuk menaikkan rencana produksi berkat kasus Covid-19 yang kian melandai. Untuk sekarang ini, KOPI sendiri mendistribusikan gas yang dipasok dari Medco Energi ke beberapa pabrik di Sumatra Selatan.

“Pelanggan kami ada di Sumatra Selatan, Palembang, dan sekitarnya. Kami sedang melakukan evaluasi bersama pelanggan, bagaimana proses peningkatan produksinya serta berapa besar energi yang diperlukan sehingga dapat menambah volumenya,” jelas Ivo.

KOPI juga memiliki dua entitas anak yang belum beroperasi secara efektif, yaitu PT Mitra Pembangkit Persada (MPP) dan PT Pembangkit Mitra Matrik (PMM).

Related Articles