Comscore Tracker

Profil Gibran Huzaifah | Fortune Indonesia 40 Under 40

Gibran Huzaifah

Gibran Huzaifah

Chief Executive Officer eFishery

Quick Fact
Gibran Huzaifah
Education:
Quotes:

Gibran Huzaifah sanggup menorehkan dua catatan gemilang: sukses berbisnis di usia muda dengan modal terbatas, dan mengubah tatanan usaha sektor akuakultur. Ia menggulirkan sejumlah terobosan maupun inovasi dalam teknologi budidaya perikanan. Pria kelahiran 1989 itu menjabat sebagai Chief Executive Officer eFishery, perusahaan rintisan akuakultur berbasis teknologi Internet of Things (IoT).

Dia mengawali wirausaha lewat ternak ikan lele. Saat menggelutinya, ia menemukan persoalan laten pembudidaya: pemberian pakan tak efektif yang berakibat pada ongkos produksi tinggi. Di sisi lain, pakan juga berdampak terhadap lingkungan.  

Namun, pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut pantang mundur, dan pada 2013 berhasil mengembangkan perangkat teknologi berlabel eFishery. Alat tersebut memungkinkan pemberian pakan otomatis dengan bantuan algoritma dan sensor. Dengan begitu, efisiensi pemberian pakan dapat meningkat.

“Biaya pakan bisa lebih efisien dengan berkurang 28 persen. Sama yang kedua panennya bisa lebih cepat. Jadi pendapatan tahunannya juga bisa naik. Perhitungan kami, pendapatan tahunan sama efisiensi biaya itu bisa meningkatkan keuntungan sekitar 45 persen,” kata Gibran kepada Fortune Indonesia (27/1). 

Penemuan itu memberikan Gibran kepercayaan pelanggan. Dari situ cerita pertumbuhan bisnis perseroan bermula. Pada 2015, setelah merintis dari garasi rumah sewa, eFishery perlahan memiliki kantor pusat dan gedung produksi komersial. Setahun berselang, usaha tersebut memulai produksi massal untuk pembudidaya ikan. eFishery juga merambah berbagai layanan bisnis akuakultur.

Terkini, eFishery sanggup memberikan solusi dalam ekosistem budidaya perikanan secara terintegrasi (end-to-end). Tak hanya menjual produk, perusahaan yang sama juga menyediakan akses terhadap pakan, pembiayaan, dan pasar bagi pembudidaya ikan dan udang. eFishery telah bekerja sama dengan lebih dari 30 ribu pembudidaya di ratusan kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dan menunjukkan satu hal: teknologi dapat menyediakan produk budidaya perikanan yang terjangkau dan mudah diakses.

Pada Januari 2022, eFishery beroleh pendanaan seri C US$90 juta atau sekitar Rp1,3 triliun dari sejumlah investor, seperti Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India.