Jakarta, FORTUNE - PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) memperluas portofolio dan eksposur bisnis perseroan ke sektor properti dan pengembangan kawasan melalui rencana pembangunan dan pengembangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Rencana tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Ratu Karya, anak usaha BIKE, dan Perumda Pasar Jaya pada 18 September 2026.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mempersiapkan rencana pengembangan kawasan Pasar Minggu yang mencakup pembangunan sejumlah fasilitas, seperti kios dan los bagi pelaku UMKM, rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, serta food court.
BIKE memperkirakan proyek pembangunan Pasar Minggu tersebut memerlukan investasi sekitar Rp1 triliun. Namun, angka tersebut masih bersifat indikatif dan realisasi proyek akan bergantung sejumlah hal.
"Pelaksanaan lebih lanjut akan bergantung pada hasil kajian dan pemenuhan persyaratan teknis, legal, komersial, finansial, perizinan, persetujuan korporasi serta pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Direktur Utama BIKE, Eric Kusuma dalam keterbukaan informasi kepada BEI, dikutip Senin (21/9).
Hingga semester I 2026, BIKE mengantongi pendapatan Rp121 milar turun tajam dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp173 miliar. Penurunan penjualan tersebut turut menyeret profitabilitas perseroan, di mana pada periode tersebut BIKE mencatatkan rugi bersih Rp33 miliar dari sebelumnya meraih laba Rp6,50 miliar.
