Jakarta, FORTUNE – Implementasi konsep keberlanjutan dalam sebuah perusahaan bukan proses yang instan. Ia lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Perlahan, kebiasaan-kebiasaan yang selaras dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG) membentuk pola kerja baru bahkan hingga berbuah penghargaan.
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) memahami hal tersebut sejak awal. Melalui Blibli Tiket Action—payung program keberlanjutan Blibli Tiket—perusahaan membangun pendekatan terstruktur lewat berbagai inisiatif yang menyatukan kepentingan lingkungan, komunitas, dan ekosistem usaha. Dari sisi operasional, Blibli telah menggunakan kemasan kardus yang dapat didaur ulang. Selain itu, hadir pula layanan Green Delivery yang direkomendasikan bagi pelanggan dengan pengiriman instant delivery berjarak maksimal 10 kilometer dari lokasi pickup.
Konsistensi inisiatif keberlanjutan ini juga diwujudkan melalui Take Back Program, di mana pelanggan diajak terlibat langsung dalam ekonomi sirkular. Lewat program ini, pelanggan bisa mengembalikan 10 kardus bekas yang setara dengan penanaman 1 pohon.
Barang lain yang turut dikelola meliputi limbah fesyen, serta tukar tambah sepatu hingga elektronik. Melalui program Gadget for Good yang ditujukan untuk pengelolaan sampah elektronik di Blibli Store yang tersebar di 5 mal Jabodetabek.
Blibli pun memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk berkontribusi saat check out melalui fitur Tanam Pohon, di mana hanya dengan Rp1.000 pelanggan sudah bisa berkontribusi untuk penanaman pohon.
Blibli semakin memantapkan perannya sebagai penggerak gaya hidup berkelanjutan melalui pendekatan yang menyentuh ekosistem secara menyeluruh. Hal ini dilakukan dengan merancang ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat terlibat langsung dalam praktik ramah lingkungan.
Upaya tersebut tecermin dalam program Langkah Membumi, kegiatan keberlanjutan tahunan yang menjadi melting pot dan sarana edukasi pengunjung. Rangkaian program komprehensif ini menjadi bukti nyata dedikasi Blibli Tiket dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus mempercepat terciptanya ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia.
