Dilansir situs resmi BP Tapera, layanan SiKasep resmi bermigrasi ke aplikasi Tapera Mobile sejak 13 April 2026. Langkah tersebut membuat layanan SiKasep sudah tidak lagi dapat digunakan oleh masyarakat karena digantikan oleh Tapera Mobile.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengungkapkan bahwa Tapera Mobile bisa mempermudah masyarakat dalam mengakses pembiayaan perumahan, terutama bagi MBR di Indonesia.
“Kehadiran Tapera Mobile semakin mendekatkan pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tersebar di seluruh Indonesia. Cukup dalam satu genggaman pembiayaan perumahan sudah bisa dilakukan,” ungkap Heru, dikutip dari keterangan resmi, Selasa (14/04).
Lebih lanjut, ada sebanyak 50.021 unit rumah senilai Rp6,22 triliun di 33 provinsi dan 364 kabupaten/kota yang sudah disalurkan per 13 April 2026. Menurut Heru, penyaluran rumah tersebut baru terserap 14,29 persen dari target 350 ribu unit.
Kebijakan dan alur pengajuan pembiayaan perumahan dapat dipahami melalui situs tapera,go,id untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.
Itu dia panduan lengkap cara beli rumah subsidi pakai aplikasi Tapera Mobile yang dapat dijadikan solusi praktis mengajukan KPR. Semoga bermanfaat!
Apa kegunaan aplikasi Tapera Mobile? | Tapera Mobile digunakan untuk melayani kepesertaan, memantau saldo tabungan, dan memfasilitasi pengajuan pembiayaan KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). |
Apakah layanan SiKasep masih ada? | Layanan SiKasep resmi bermigrasi ke aplikasi Tapera Mobile per 13 April 2026 sehingga pengajuan KPR dilakukan melalui aplikasi tersebut. |
Bagaimana cara beli rumah pakai aplikasi Tapera Mobile? | Ada lima tahapan pengajuan KPR melalui Tapera Mobile, yaitu pengajuan pembiayaan, follow up, SP3K layak huni, dan akad. |