PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) mencatat perubahan pengendali setelah Radiant Ruby Company Ltd., perusahaan investasi asal British Virgin Island, menyelesaikan transaksi pengambilalihan saham pada 24 Desember 2025.
Radiant mengakuisisi 599.563.869 saham AMMS dari PT Mandara Mas Semesta dan 30.437.500 saham dari Hartono Limmantoro. Dengan harga pengambilalihan Rp30 per saham, total nilai transaksi mencapai Rp18,9 miliar. Aksi ini menjadikan Radiant sebagai pengendali baru AMMS dengan kepemilikan 51 persen saham.
Direktur Radiant, Brian Limiardi, menyampaikan bahwa tujuan akuisisi adalah mendorong pengembangan bisnis AMMS ke industri aset keuangan digital.
“Tujuan dari pengambilalihan adalah untuk mendorong pertumbuhan eksponensial kinerja dan bisnis, di mana Perusahaan Target akan mengambil peran di industri aset keuangan digital melalui pengembangan produk teknologi berbasis aset digital,” ujar Brian dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (7/1).
Brian menambahkan bahwa aset digital yang dimaksud mencakup berbagai skema digitalisasi, termasuk instrumen berbasis token.
“Termasuk skema digitalisasi atau representasi aset (antara lain instrumen berbasis token) sesuai regulasi yang berlaku serta program edukasi terkait produk dan keuangan digital secara business to business bagi pelaku usaha dan calon investor,” tambahnya.
Apa saja emiten yang masuk daftar akuisisi awal 2026? | Emiten tersebut antara lain NELY, MEJA, PSAB, RAJA, dan AMMS. |
Apakah semua akuisisi sudah selesai? | Tidak, sebagian masih dalam tahap negosiasi atau pemenuhan persyaratan pendahuluan. |
Sektor apa yang paling aktif dalam akuisisi awal 2026? | Sektor pelayaran, energi, pertambangan, dan perikanan tercatat paling aktif. |