Jakarta, FORTUNE — Emiten teknologi, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), mencatat kenaikan keuntungan sepanjang 2025. Sepanjang tahun lalu, perseroan berhasil membalikan rugi usaha menjadi laba seiring ekspansi bisnis di industri keamanan siber berbasis AI di Indonesia dan efisiensi operasional yang dilakukan perusahaan.
CYBR membukukan laba bersih konsolidasi mencapai Rp65,4 miliar, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnyasebesar Rp800 juta. Laba usaha juga berbalik positif menjadi Rp92,5 miliar dibandingkan rugi usaha Rp435 juta pada tahun sebelumnya. Perbaikan ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam meningkatkan skala bisnis dan efisiensi operasional.
Di sisi lain, pendapatan konsolidasi CYBR yang tumbuh 62,1 persen menjadi Rp527,1 miliar dari Rp325,1 miliar turut menyokong pertumbuhan laba bersih perseroan. Sementara itu, laba bruto meningkat 141,6 persen menjadi Rp284,6 miliar, dengan margin laba bruto naik menjadi 54,0 persen dari sebelumnya 36,2 persen. Total ekuitas meningkat menjadi Rp256,2 miliar, sementara gearing ratio membaik dari 1,13x menjadi 0,20x, mencerminkan struktur keuangan yang lebih sehat.
Patrick Rudolf Dannacher, President Director dan Chief Executive Officer PT ITSEC Asia Tbk, mengatakan 2025 menjadi momen penting bagi ITSEC Asia.
“Kami tidak hanya mencapai profitabilitas, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis, memperluas jangkauan produk, serta mempercepat pengembangan kapabilitas berbasis AI,” katanya dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (30/3).
