Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
KEK Kendal Kantongi Total Komitmen Investasi Rp189 Triliun
KEK Kendal/Doc. KEK Kendal
  • KEK Kendal berhasil menarik komitmen investasi Rp189,16 triliun dari 139 perusahaan dan menciptakan sekitar 42.000 lapangan kerja di berbagai sektor industri.
  • Kawasan ini dikembangkan melalui kolaborasi PT Jababeka Tbk dan Sembcorp Development Ltd, dengan dukungan pemerintah pusat serta daerah yang mendorong peningkatan permintaan lahan industri.
  • Kontribusi KEK Kendal memperkuat ekonomi Jawa Tengah, tercermin dari investasi kuartal pertama 2026 sebesar Rp23,02 triliun, di mana Kabupaten Kendal menjadi penyumbang terbesar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terus mencatat pertumbuhan investasi dan ekspansi kawasan industri sehingga mendorong ekonomi daerah.

Kawasan dikembangkan PT Jababeka Tbk (KIJA) dan perusahaan asal Singapura, Sembcorp Development Ltd ini mencatat total komitmen investasi senilai Rp189,16 triliun dari 139 pelaku usaha sepanjang kuartal I 2026. Sejalan dengan itu, aktivitas industri di kawasan ini juga telah menciptakan sekitar 42.000 lapangan kerja.

Juliani Kusumaningrum, Direktur Eksekutif KEK Kendal menyatakan, di kawasan tersebut sektor industri yang berkembang cukup beragam, mulai dari industri otomotif, energi terbarukan, elektronik, farmasi dan alat kesehatan, fesyen, furnitur, dan makanan dan minuman hingga sektor industri pendukung lainnya.

"Keberhasilan kawasan ini tidak telepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra strategis dari Singapura. Hingga saat ini, jumlah bisnis terus bertambah, dan permintaan lahan industri di KEK Kendal terus meningkat," ujar Juliani dalam pernyataan resmi, Selasa (19/5).

Menurutnya, KEK Kendal didirikan dengan visi jangka panjang untuk menjadi pusat pertumbuhan industri modern yang berdaya saing global. Ia menambahkan, perusahaan berupaya mengelola kawasan secara bertanggung jawab dan berkualitas, melalui penguatan ekosistem industri, dan memastikan bahwa pertumbuhan investasi berjalan seiring dengan penciptaan lapangan kerja dan manfaat ekonomi bagi masyarakat Jawa Tengah.

Seiring pertumbuhan kawasan ini, kapasitas lahan industri yang terus meningkat, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi regional dan nasional pun terdorong naik. Jawa Tengah mencatatkan investasi pada kuartal pertama 2026 mencapai Rp23,02 triliun, meningkat 5,35 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Kabupaten Kendal menjadi kontributor terbesar dalam pencapaian ini, dengan realisasi investasi sebesar Rp3,61 triliun pada kuartal pertama 2026.

Editorial Team

EditorEkarina .