1. Firma jasa
Firma yang bergerak di bidang ini beroperasi dalam industri jasa. Kegiatan utamanya adalah menawarkan jasa yang didasarkan pada keahlian tertentu.
Contoh perusahaan firma jasa antara lain firma hukum dan firma akuntansi yang biasanya dimiliki oleh orang-orang ahli di bidangnya masing-masing.
Beberapa contoh firma hukum di Indonesia meliputi Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP Law Firm), ABNR Counsellors at Law, hingga Assegaf Hamzah & Partners. Sedangkan contoh firma akuntansi meliputi Deloitte, PwC Indonesia, Ernst & Young (EY), hingga KPMG Indonesia.
2. Firma dagang (Trading partnership)
Firma dagang atau trading partnership beroperasi di sektor perdagangan dengan fokus utama pada pembelian dan penjualan barang. Salah satu contoh perusahaan firma dagang terkenal adalah brand asal Amerika Serikat penyedia peralatan olahraga terbesar di dunia, Nike.
Kemudian, salah satu perusahaan sepatu yang awalnya hanya memproduksi sepatu untuk skateboard kini telah berkembang menjadi merek terkenal di seluruh dunia, yaitu Vans.
3. Firma umum (General partnership)
Firma umum atau general partnership adalah jenis firma yang semua anggotanya memiliki kekuasaan tidak terbatas. Setiap anggota bertanggung jawab secara setara dalam menjalankan operasional perusahaan.
Contoh firma umum adalah para pengusaha yang sepakat untuk bekerja sama dalam bentuk firma dengan tujuan untuk mengembangkan usaha mereka.
4. Firma terbatas (Limited partnership)
Jenis firma yang terakhir adalah firma terbatas atau limited partnership. Berbeda dengan firma umum, firma terbatas terdiri dari anggota yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab terbatas dalam menjalankan perusahaan.
Beberapa contoh perusahaan firma terbatas di Indonesia meliputi Firma Multi Marketing, Firma Indo Eternity, dan Firma Panghudi Luhur.
Demikian penjelasan mengenai beberapa contoh perusahaan firma berdasarkan jenisnya, yang mencakup bidang jasa, perdagangan, serta firma umum dan terbatas.