Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Aneka kebutuhan rumah dan gaya hidup tersedia di NEKA (1) (1).jpg
Emiten ritel milik Grup Kawan Lama, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) atau AHI meluncurkan NEKA.

Intinya sih...

  • ACES meluncurkan merek baru NEKA sebagai strategi perluasan bisnis kebutuhan rumah tangga di pinggiran kota.

  • NEKA hadir di 10 gerai di luar pusat kota dengan luas gerai yang lebih kecil, memungkinkan ekspansi dan dekat dengan masyarakat.

  • AHI menargetkan ekspansi NEKA ke seluruh Indonesia, fokus awal di Jabodetabek dan Pulau Jawa, dengan target konsumen usia 20-40 tahun.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Emiten ritel milik Grup Kawan Lama, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) atau AHI meluncurkan NEKA, merek usaha baru bagian dari strategi perluasan portofolio bisnis kebutuhan rumah tangga perseroan. Hadirnya merek baru ini merupakan langkah strategis AHI dalam menjangkau segmen pasar dan wilayah baru, khususnya di kawasan luar pusat kota yang belum terlayani secara optimal oleh ritel modern.

Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia mengatakan, sejak pertama kali diluncurkan pada kuartal III 2025, hingga kini NEKA telah memiliki 10 gerai yang tersebar di sejumlah wilayah, yaitu Ahmad Yani Serang, Dramaga Bogor, Aria Putra Tangerang Selatan, Ciledug, Pinang Tangerang, Jalan Tengah Condet, Hankam Bekasi, Jatimakmur, Pandeglang, dan Meruyung Depok. NEKA menyediakan aneka kebutuhan rumah dan gaya hidup.

Jika dibandingkan AZKO yang rata-rata memiliki luas gerai 2.000–2.500 meter persegi, luas gerai NEKA yang hanya 400–800 meter persegi, justru memungkinkan NEKA lebih dekat dengan masyarakat dan fleksibel dalam ekspansi.

Dalam 1–2 tahun ke depan, AHI menargetkan ekspansi NEKA ke seluruh Indonesia. Fokus awal tetap di Jabodetabek dan Pulau Jawa yang dinilai masih sangat potensial, namun perusahaan tidak menutup kemungkinan ekspansi ke luar Jawa, termasuk Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, bahkan mulai tahun ini.

“Dengan jumlah dan ukuran toko yang masih relatif kecil, kontribusi NEKA terhadap total pendapatan dan laba AHI saat ini belum signifikan, diperkirakan masih di bawah 5 persen pada 2026,” kata Gregory di Jakarta, Kamis (29/1). “Namun, NEKA merupakan langkah strategis kami jangka panjang untuk memperluas basis konsumen AHI, khususnya di segmen menengah bawah.”

Saat ini, AHI mengoperasikan total 380 gerai yang terdiri dari AZKO (265 gerai), Toys Kingdom (76 gerai), Ataru (26 gerai), Pendopo, dan NEKA. Perusahaan didukung oleh sekitar 13.000 karyawan dengan total lebih dari 50.000 SKU di seluruh jaringan ritelnya.

General Manager Sales Operations NEKA, Amir Situmorang, menambahkan pengembangan NEKA difokuskan pada produktivitas dan relevansi setiap toko terhadap lingkungan sekitarnya.

“Mulai dari pemilihan lokasi, kurasi produk, hingga penawaran harga yang ramah di kantong, seluruhnya dirancang agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhan rumah serta gaya hidup lebih nyaman sesuai dengan kebutuhan esensial,” ujarnya.

NEKA menargetkan konsumen usia 20–40 tahun, keluarga muda, pelajar, dan mahasiswa yang tinggal di kawasan sub-urban dan dekat area perumahan. Saat ini, NEKA memiliki lebih dari 10.000 SKU dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengembangan bisnis.

Ke depan, AHI akan terus mengembangkan NEKA melalui pembukaan toko di berbagai wilayah baru secara bertahap.

Editorial Team

EditorEkarina .