Jakarta, FORTUNE - Grab Indonesia akan menutup Program Langganan Akses Hemat bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike). Penutupan program langganan ini dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi mitra pengemudi, konsumen, maupun perusahaan.
“Penutupan program langganan ini dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi,” kata manajemen Grab dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5).
Meski program langganan untuk mitra pengemudi GrabBike dihentikan, Grab Indonesia memastikan layanan GrabBike Hemat bagi konsumen tetap tersedia. Meski demikian, perusahaan akan melakukan penyesuaian biaya secara terukur dengan tetap menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat.
Sedangkan untuk layanan GrabBike Standard, manajemen memastikan tidak ada kenaikan harga hingga saat ini.
Dari sisi bisnis, keputusan ini menunjukkan fokus Grab Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional, daya saing harga, dan keberlanjutan pendapatan mitra pengemudi. Perusahaan menilai penyesuaian skema layanan diperlukan agar model operasional dapat lebih adaptif terhadap perubahan regulasi dan kondisi pasar.
Grab Indonesia juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan mitra pengemudi melalui berbagai program yang telah berjalan, seperti Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan dengan skema iuran ditanggung Grab bagi mitra berprestasi, asuransi kecelakaan tambahan, program beasiswa GrabScholar, hingga pelatihan melalui GrabAcademy.
Perusahaan juga bersiap menyesuaikan operasional dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 terkait transportasi roda dua berbasis aplikasi. Grab menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna memastikan regulasi baru tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keberlangsungan ekosistem bisnis ride-hailing di Indonesia.
