Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
030A8516 copy.jpg
CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran, berhasil masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO IDN Winston Utomo dalam gelaran Fortune Indonesia Summit (FIS) 2026 yang digelar di The Westin, Jakarta, pada Kamis (12/2). (dok. Fortune Indonesia)

Intinya sih...

  • Jhonny Thio Doran berhasil masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 berkat kiprahnya membangun jenama teknologi lokal.

  • Pada 2026, JETE menargetkan lebih dari 200 gerai dengan fokus ekspansi di kota tier dua serta lokasi strategis.

  • Jhonny aktif dalam organisasi pengusaha dan memimpin lebih dari 1.000 karyawan dengan prinsip kerja "For Better Day".

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Chief Executive Officer (CEO) JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran (39), berhasil masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya membangun jenama teknologi lokal yang kini berkembang di industri aksesoris gadget, solusi smart home, dan wearable technology.

Pencapaian itu tidak diraih secara instan. Jhonny memulai usahanya pada 2008 dengan menjual jam tangan dan aksesoris ponsel dari toko ke toko. Ia menjalankan bisnis dari kamar kost sederhana menjadi pusat aktivitas, sekaligus tempat tinggal dan gudang penyimpanan barang. Dari tahap awal tersebut, ia mempelajari kebutuhan pasar, perilaku konsumen, hingga membangun relasi dengan mitra distribusi.

Melihat keterbatasan kanal offline, Jhonny kemudian memanfaatkan platform daring melalui forum Kaskus untuk memperluas jangkauan pasar. Keuntungan yang diperoleh diputar kembali sebagai modal ekspansi. Pada 2009, ia mulai fokus pada aksesoris gadget seperti powerbank serta menjalin kerja sama distribusi dengan sejumlah brand untuk memperluas jaringan distribusi.

Tonggak penting terjadi pada 2014 dengan pendirian JETE. Perusahaan mengusung konsep “affordable innovation”, yakni menghadirkan produk teknologi fungsional dan berkualitas dengan harga yang disesuaikan dengan daya beli pasar domestik.

“Saya berpandangan, membangun brand teknologi bukan hanya soal produk saja. Lebih dari itu, juga tentang membangun sebuah ekosistem bisnis yang berkelanjutan, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan ekonomi lokal,” ujarnya.

Saat pandemik COVID-19, perusahaan tetap melanjutkan ekspansi dengan membuka official store pertamanya di WTC Surabaya pada Agustus 2019. Pada periode yang sama, Jhonny juga mendirikan Doran Gadget untuk memperkuat ekosistem bisnis IoT dan gadget. Doran Group kemudian berkembang mencakup jaringan ritel, layanan purna jual, serta unit pengadaan dan souvenir korporat.

Strategi ritel dan rencana ekspansi global

CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran, berhasil masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO IDN Winston Utomo dalam gelaran Fortune Indonesia Summit (FIS) 2026 yang digelar di The Westin, Jakarta, pada Kamis (12/2). (dok. Fortune Indonesia)

Kekuatan bisnis JETE dan Doran Group salah satunya berasal dari ritel yang mereka operasikan. Hingga akhir 2025, JETE tercatat memiliki lebih dari 150 gerai di berbagai kota di Indonesia. Pada 2026, perusahaan menargetkan lebih dari 200 gerai dengan fokus ekspansi di kota tier dua serta lokasi strategis seperti bandara, stasiun, dan rumah sakit.

“Bagi kami ritel fisik tetap jadi nilai strategis dari sebuah brand. Karena konsumen perlu mencoba dan mengalaminya secara langsung terhadap produk yang ingin dibeli. Toko juga menjadi brand experience center dan titik layanan purna jual,” kata Jhonny.

Selain memperkuat pasar domestik, perusahaan menyiapkan ekspansi global melalui pembentukan entitas di Shenzhen, Tiongkok, sebagai pusat pengembangan teknologi dan inovasi produk.

Berikan dampak positif bagi masyarakat

CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran, berhasil masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO IDN Winston Utomo dalam gelaran Fortune Indonesia Summit (FIS) 2026 yang digelar di The Westin, Jakarta, pada Kamis (12/2). (dok. Fortune Indonesia)

Seiring meningkatnya kesadaran gaya hidup sehat, JETE juga mengembangkan lini wearable seperti smartwatch dan earphone olahraga. Perusahaan aktif menggandeng komunitas melalui berbagai kegiatan, termasuk JETE RUN.

Di luar bisnis, Jhonny aktif dalam organisasi pengusaha. Ia pernah menjabat Presiden JCI East Java, Sekretaris Jenderal CEO Jatim, dan saat ini menjadi Sekretaris Jenderal Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia (ASPIN).

Dengan gaya kepemimpinan dan prinsip kerja dalam motto "For Better Day", yaitu keyakinan bahwa bisnis harus memberi manfaat bagi banyak pihak, Jhonny kini banyak membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Sebuah perjalanan dari kamar kost hingga menjadi sebuah unit usaha yang berkelanjutan tersebut mengantarkannya masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40.

“Ini bukan tentang saya. Tapi ini tentang tim, tentang ribuan orang yang bekerja bersama membangun sebuah mimpi besar. Bagi saya dan JETE khususnya, yang paling penting adalah menciptakan value jangka panjang. Bukan hanya membangun brand, tetapi membangun trust, memberikan manfaat bagi masyarakat tanah air dengan apa yang kita bisa lakukan,” tutupnya.

Adapun, JETE sendiri merupakan brand teknologi asal Indonesia yang mengembangkan produk wearable, audio, smart home, dan power solution. Brand ini berada di bawah Doran Group yang berbasis di Surabaya dan memiliki jaringan operasional di berbagai kota besar dengan dukungan lebih dari 1.000 karyawan. Sebagai grup bisnis nasional, Doran Group menaungi sejumlah unit usaha di bidang ritel, distribusi, teknologi, serta ekosistem gadget dan IoT, dengan fokus pada penguatan inovasi, sistem, dan jaringan untuk menciptakan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. (WEB)

Editorial Team