Perusahaan rintisan bisa dikatakan sedang menjamur beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi dan internet yang masif membuat banyak pemilik usaha rintisan mulai membangun perusahaan.
Tak heran, terjadi peningkatan yang cukup signifikan beberapa tahun terakhir. Ditambah, startup memiliki potensi pertumbuhan yang cukup tinggi mengingat kemampuannya yang cukup adaptif di bidang teknologi dan inovasi.
Di Indonesia, ada cukup banyak perusahaan rintisan yang berkembang pesat. Beberapa di antaranya juga cukup populer di kalangan pengusaha baru. Adapun jenis startup yang populer di Indonesia, sebagai berikut!
1. Startup e-commerce
Di era yang serba digital ini, banyak orang yang memiliki kecenderungan untuk dapat memenuhi kebutuhan dengan cepat dan mudah.
Padatnya jadwal kegiatan kerap kali memangkas habis waktu seseorang, seperti berbelanja di pasar atau toko.
Maka dari itu, tidak sedikit orang yang mengandalkan layanan belanja online untuk bisa memenuhi kebutuhan dengan mudah. Lewat fenomena tersebut, para pemilik usaha rintisan tersebut melihat kesempatan dan mulai membangun bisnis di bidang e-commerce.
Tidak hanya menawarkan banyak barang dalam satu situs, mereka juga kerap menawarkan promo menarik bagi para penggunanya.
Tak ayal lagi, banyak pengguna yang mulai beralih ke e-commerce karena dianggap lebih murah.
2. Startup teknologi
Seperti informasi sebelumnya, perusahaan rintisan cukup adaptif dan inovatif dalam menanggapi perkembangan teknologi. Maka dari itu, startup teknologi cukup populer digeluti oleh pemilik usaha rintisan.
Jenis perusahaan rintisan ini kerap berfokus pada penciptaan dan pengembangan teknologi dan perangkat lunak.
Tak jarang, mereka mencoba berbagai inovasi untuk membangun pasar baru lewat teknologi yang dibuatnya, mulai dari teknologi artificial intelligence (AI) hingga virtual reality (VR).
3. Startup pendidikan
Lewat digitalisasi, pendidikan juga sudah mulai banyak memiliki platform pembelajaran yang inovatif.
Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan rintisan yang bergerak pada bidang ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan pengalaman belajar yang menarik.
Biasanya, video pembelajaran yang menarik dan interaktif menjadi produk yang dijual. Bahkan, pengguna bisa memilih pekat dan mendapatkan sesi belajar bersama dengan mentor.
Pada dasarnya, startup ini tidak jauh berbeda dengan les atau bimbingan belajar offline. Bedanya, para pengguna tidak perlu datang ke lokasi atau jam tertentu untuk bisa memahami pelajaran dengan mudah.