Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Usai Jual 30 Persen Saham BYAN

3 min read
Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Usai Jual 30 Persen Saham BYAN
Low Tuck Kwong (forbes.com)
  • Kekayaan Low Tuck Kwong tercatat US$16,8 miliar per 28 September 2026, turun US$29 juta dalam sehari saat saham BYAN melemah.

  • Penurunan kekayaan terjadi usai Low menyepakati pengalihan 10 miliar saham atau sekitar 30 persen BYAN kepada PT Jhonlin Baratama.

  • Sumber kekayaan Low mencakup jasa tambang, energi terbarukan, konstruksi, telekomunikasi, kesehatan, dan rekreasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Kekayaan Low Tuck Kwong tercatat 16,8 miliar dolar AS atau Rp301,75 triliun (kurs Rp17.954 per dolar AS). Kekayaannya menyusut sekitar 29 juta dolar AS dalam sehari berdasarkan data Forbes per Senin (28/9). 

Penurunan aset tersebut berkaitan dengan kepemilikannya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Hal ini terjadi tidak lama setelah Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low, menyepakati transaksi penjualan sekitar 30 persen saham BYAN kepada Haji Isam.

Lebih lengkap, berikut rincian kekayaan Low Tuck Kwong terbaru dan sumber kekayaan miliknya.

  1. Kekayaan Low Tuck Kwong

    Sebagian besar kekayaan Low Tuck Kwong berasal dari bisnis batu bara melalui PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Perubahan porsi kepemilikan dan pergerakan harga saham BYAN turut memengaruhi estimasi nilai kekayaannya.

    Melansir data real time Forbes, Low Tuck Kwong diperkirakan memiliki aset senilai 16,8 miliar dolar AS atau Rp301,75 triliun per 28 September 2026. Nilai tersebut turun 29 juta dolar AS atau 0,17 persen dari posisi sebelumnya di saat saham BYAN melemah.

    Dinamika pasar tersebut terjadi di tengah perubahan kepemilikan Bayan Resources. Low dan putrinya telah meneken perjanjian bersyarat untuk menjual 10 miliar saham BYAN atau sekitar 30 persen saham BYAN kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan terafiliasi dengan Haji Isam.

    Aksi korporasi ini membuat harga saham BYAN tertekan di pasar modal. Bahkan, saham BYAN sempat turun sekitar 9 persen pada 22 September 2026.

  2. Sumber kekayaan Low Tuck Kwong

    Low Tuck Kwong dikenal sebagai pendiri Bayan Resources dengan kekayaan yang terutama berasal dari bisnis pertambangan batu bara. Di luar Bayan, portofolio bisnisnya mencakup jasa pertambangan, energi terbarukan, telekomunikasi, hingga layanan kesehatan.

    1. PT Bayan Resources Tbk

    Bayan Resources (BYAN) menjadi sumber utama kekayaan Low Tuck Kwong. Ia mendirikan perusahaan tambang batu bara tersebut dan menjabat sebagai Presiden Direktur.

    Low juga tercatat sebagai salah satu pemegang saham utama BYAN. Forbes menyebut sebagian kepemilikannya di Bayan telah dialihkan kepada putrinya, Elaine Low, pada Agustus 2024.

    2. PT Samindo Resources Tbk

    Low Tuck Kwong juga memiliki saham di PT Samindo Resources Tbk (MYOH), perusahaan yang menyediakan jasa pertambangan batu bara terintegrasi. Berdasarkan laporan keuangan Samindo Resources 2025, Low memiliki 312,77 juta saham atau setara 14,18 persen.

    3. Metis Energy

    Portofolio Low menjangkau sektor energi terbarukan melalui Metis Energy yang berbasis di Singapura. Perusahaan tersebut sebelumnya bernama Manhattan Resources. Forbes mencatat Low mengendalikan Metis Energy sebagai bagian dari diversifikasi bisnis di luar pertambangan batu bara.

    4. SEAX Global

    Sektor telekomunikasi turut masuk dalam portofolio bisnis keluarga Low melalui SEAX Group. Perusahaan ini mengembangkan infrastruktur konektivitas di Asia Tenggara, termasuk sistem kabel bawah laut.

    SEAX menyebut Low sebagai investor, pemegang saham, sekaligus Chairman. Keluarga Low juga menjadi investor utama di balik SEAX Group.

    5. The Farrer Park Company

    Low memiliki kepentingan bisnis di The Farrer Park Company, perusahaan berbasis di Singapura yang bergerak di sektor kesehatan dan perhotelan. Grup ini berada di balik Farrer Park Hospital dan One Farrer Hotel.

    Putrinya, Elaine Low, tercatat sebagai anggota dewan The Farrer Park Company. Ia juga mengawasi sejumlah kepentingan bisnis keluarga Low.

  3. Masih menjadi orang terkaya di Indonesia

    Penurunan kekayaan Low ternyata tidak berdampak signifikan pada posisinya dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Per 28 September 2026, Low Tuck Kwong konsisten menempati peringkat pertama dengan nilai kekayaan 16,8 miliar dolar AS. Secara global, Low berada di urutan ke-164 berdasarkan data terbaru Forbes.

    Secara keseluruhan, hal tersebut menunjukkan posisi Low yang tidak tergoyahkan sebagai orang terkaya di Indonesia. Sumber kekayaan Low Tuck Kwong menjadi kekuatan utama dalam menjaga nilai aset dan posisinya tersebut.

    FAQ seputar kekayaan Low Tuck Kwong

    Berapa total kekayaan Low Tuck Kwong?

    Kekayaan Low Tuck Kwong diperkirakan mencapai 16,8 miliar dolar AS per 28 September 2026.

    Dari mana sumber kekayaan Low Tuck Kwong?

    Sumber kekayaan berasal dari bisnisnya di berbagai sektor, seperti energi, batu bara, konstruksi, batu bara, hingga perhotelan.

    Low Tuck Kwong pemilik apa?

    Low Tuck Kwong merupakan pemilik dari Bayan Resources Tbk.

    Low Tuck Kwong orang terkaya ke berapa?

    Low Tuck Kwong menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia dan ke-165 secara global.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More