Low Tuck Kwong dikenal sebagai pendiri Bayan Resources dengan kekayaan yang terutama berasal dari bisnis pertambangan batu bara. Di luar Bayan, portofolio bisnisnya mencakup jasa pertambangan, energi terbarukan, telekomunikasi, hingga layanan kesehatan.
1. PT Bayan Resources Tbk
Bayan Resources (BYAN) menjadi sumber utama kekayaan Low Tuck Kwong. Ia mendirikan perusahaan tambang batu bara tersebut dan menjabat sebagai Presiden Direktur.
Low juga tercatat sebagai salah satu pemegang saham utama BYAN. Forbes menyebut sebagian kepemilikannya di Bayan telah dialihkan kepada putrinya, Elaine Low, pada Agustus 2024.
2. PT Samindo Resources Tbk
Low Tuck Kwong juga memiliki saham di PT Samindo Resources Tbk (MYOH), perusahaan yang menyediakan jasa pertambangan batu bara terintegrasi. Berdasarkan laporan keuangan Samindo Resources 2025, Low memiliki 312,77 juta saham atau setara 14,18 persen.
3. Metis Energy
Portofolio Low menjangkau sektor energi terbarukan melalui Metis Energy yang berbasis di Singapura. Perusahaan tersebut sebelumnya bernama Manhattan Resources. Forbes mencatat Low mengendalikan Metis Energy sebagai bagian dari diversifikasi bisnis di luar pertambangan batu bara.
4. SEAX Global
Sektor telekomunikasi turut masuk dalam portofolio bisnis keluarga Low melalui SEAX Group. Perusahaan ini mengembangkan infrastruktur konektivitas di Asia Tenggara, termasuk sistem kabel bawah laut.
SEAX menyebut Low sebagai investor, pemegang saham, sekaligus Chairman. Keluarga Low juga menjadi investor utama di balik SEAX Group.
5. The Farrer Park Company
Low memiliki kepentingan bisnis di The Farrer Park Company, perusahaan berbasis di Singapura yang bergerak di sektor kesehatan dan perhotelan. Grup ini berada di balik Farrer Park Hospital dan One Farrer Hotel.
Putrinya, Elaine Low, tercatat sebagai anggota dewan The Farrer Park Company. Ia juga mengawasi sejumlah kepentingan bisnis keluarga Low.