Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Konsumsi Pertamax Melesat Selama Lebaran 2026
potret SPBU Pertamina (pertamina.com)
  • Konsumsi Pertamax naik 11,8 persen saat Lebaran 2026, sementara Pertamax Green melonjak 94,7 persen dan Pertamax Turbo meningkat 34,5 persen dibanding rata-rata harian normal.
  • Peningkatan konsumsi dipicu keyakinan masyarakat bahwa Pertamax Series mampu menjaga performa kendaraan selama perjalanan mudik yang panjang dan dinamis.
  • Pertamina menambah stok BBM serta layanan siaga untuk antisipasi lonjakan mobilitas, sementara pemerintah memastikan pasokan energi nasional tetap aman tanpa pembatasan pembelian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina (Persero) melaporkan peningkatan konsumsi bahan bakar Pertamax selama periode lebaran 2026.

Pada 20 Maret 2026 atau H-1 sebelum Lebaran, konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat 11,8 persen dibanding rata-rata harian periode normal. Produk ramah lingkungan Pertamax Green (RON 95) melesat hingga 94,7 persen dibanding periode normal, lonjakan ini dinilai menunjukkan peningkatan terhadap bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Sedangkan Pertamax Turbo, yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan performa tinggi juga mengalami peningkatan konsumsi 34,5 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menilai peningkatan konsumsi berbagai varian BBM ini terdorong keyakinan masyarakat bahwa bahan bakar tersebut mampu menunjang perjalanan jarak jauh yang lebih nyaman dan optimal.

"Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh yang panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3).

Menurutnya, periode Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan kenaikan mobilisasi masyarakat, baik untuk pulang kampung ataupun liburan. Oleh karenanya, Pertamina mengantisipasi ketersediaan bahan bakar dengan menambah stok pasokan serta menyiapkan berbagai layanan tambahan seperti SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, serta titik layanan energi di jalur-jalur strategis.

Namun demikian Baron mengingatkan masyarakat untuk menjaga konsumsi energinya sesuai dengan kebutuhan, mengingat konflik Timur Tengah yang memengaruhi kondisi energi dunia.

Sebelumnya, pemerintah mengabarkan pasokan energi, baik untuk kebutuhan transportasi maupun kelistrikan, masih berada pada tingkat yang aman dengan cadangan BBM nasional diperkirakan mencapai 28 hari. Selama lebaran juga pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM. Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.

Editorial Team

EditorEkarina .