Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Kucurkan Rp38 Miliar, Anak Usaha HUMI Tambah Dua Kapal Baru
Kapal milik PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk/HITS (Dok HITS)
  • PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) menginvestasikan Rp38,3 miliar untuk menambah dua kapal Self Propelled Hopper Barge baru guna memperkuat kapasitas armada maritimnya.
  • Dua kapal bernama Semar Tiga Puluh Delapan dan Semar Tiga Puluh Sembilan diserahkan kepada anak usaha HUMI, PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), setelah dibangun oleh PT Citra Bahari Shipyard.
  • Pendanaan berasal dari kombinasi fasilitas perbankan dan kas internal, dengan nilai transaksi di bawah 20 persen ekuitas sehingga tidak tergolong transaksi material.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) kembali memperkuat kapasitas armadanya melalui penambahan dua unit kapal Self Propelled Hopper Barge (SPHB) dengan total nilai investasi mencapai Rp38,3 miliar.

Dua kapal bernama Semar Tiga Puluh Delapan dan Semar Tiga Puluh Sembilan tersebut diterima oleh PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), anak usaha HUMI, setelah proses pembangunan rampung dikerjakan oleh PT Citra Bahari Shipyard.

Direktur Utama HUMI, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, mengatakan pendanaan pembelian kapal berasal dari kombinasi fasilitas perbankan dan kas internal perusahaan.

"Pembelian kapal dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas operasional dan pengembangan usaha anak usaha perseroan," kata Askhara dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Rabu (20/5).

PT Citra Bahari Shipyard sebagai galangan pembuat kapal diketahui berbasis di Jawa Tengah dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan.

Sementara itu, HTC selaku pemesan dan pemilik kapal merupakan entitas anak yang dimiliki HUMI sebesar 99,99 persen.

Manajemen HUMI juga menegaskan transaksi tersebut tidak termasuk kategori transaksi material. Nilai pembelian kapal dinilai masih berada di bawah ambang batas 20 persen dari total ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan audit tahun buku 2024.

Penambahan armada ini dilakukan di tengah upaya perseroan memperkuat bisnis transportasi curah dan meningkatkan kapasitas layanan maritim untuk mendukung ekspansi usaha ke depan.

Editorial Team