Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Interior Chery EQ1.
Interior Chery EQ1. (Instagram @cherymotorindonesia)

Intinya sih...

  • Chery SA akan membeli pabrik Nissan di Afrika Selatan, termasuk fasilitas dan aset terkait pada pertengahan 2026.

  • Mayoritas karyawan Nissan yang terdampak akan ditawari kesempatan bekerja di Chery SA dengan syarat yang serupa.

  • Nissan tetap akan menawarkan kendaraan dan layanan kepada pelanggan di Afrika Selatan setelah akuisisi pabrik oleh Chery SA.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Produsen otomotif Cina terus menunjukkan taringnya di pasar global. Nissan dan Chery SA telah mencapai kesepakatan terkait akuisisi aset manufaktur milik Nissan di Rosslyn, Afrika Selatan.

Dengan tetap bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan, termasuk persetujuan regulator, Chery SA akan membeli lahan, bangunan, serta aset terkait dari fasilitas Nissan, termasuk pabrik stamping atau pemrosesan logam yang berlokasi di dekatnya, pada pertengahan 2026.

Melalui kesepakatan ini, mayoritas karyawan Nissan yang terdampak akan ditawari kesempatan bekerja di Chery SA dengan syarat dan ketentuan yang secara substansial serupa dengan kondisi saat ini.

“Nissan memiliki sejarah panjang dan membanggakan di Afrika Selatan dan terus berupaya menemukan solusi terbaik bagi karyawan, pelanggan, serta mitra bisnisnya,” kata Presiden Nissan Africa, Jordi Vila dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (26/1).

Vila menambahkan, berbagai faktor eksternal telah berdampak signifikan terhadap tingkat pemanfaatan pabrik Rosslyn dan kelayakan operasionalnya di masa depan dalam struktur Nissan.

Dengan adanya kesepakatan ini, Nissan dapat mengamankan lapangan kerja bagi sebagian besar tenaga kerjanya sekaligus menjaga keberlanjutan peluang bagi jaringan pemasok. Langkah ini juga memastikan bahwa fasilitas Rosslyn tetap berkontribusi bagi industri otomotif Afrika Selatan.

Setelah akuisisi pabrik oleh Chery SA, Nissan akan tetap menawarkan kendaraan dan layanan kepada pelanggan di Afrika Selatan seperti sebelumnya. Sejumlah peluncuran kendaraan baru juga telah dijadwalkan pada tahun fiskal 2026, termasuk Nissan Tekton dan Nissan Patrol.

Dikutip dari Business Tech, akuisisi pabrik Nissan menandai perubahan besar dalam lanskap otomotif Afrika Selatan, di mana mobil-mobil Tiongkok semakin mengambil alih pasar dari produsen Jepang, Jerman, dan Amerika.

Pada Desember 2025, penjualan Nissan di Afrika Selatan mencapai 1.011 unit. Angka ini jauh di bawah penjualan Chery yang mencapai 2.249 unit pada periode yang sama.

Editorial Team

EditorEkarina .