Jakarta, FORTUNE – Periode bulan suci Ramadan menjadi salah satu momen peak season di industri logistik termasuk Lion Parcel. Bahkan, anak usaha dari Lion Group ini optimis dapat mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 40 persen pada momen tersebut.
“Kalau berkaca dari tahun lalu, kami sempat menyebutkan pertumbuhan di semester pertama sekitar 40 persen. Kurang lebih targetnya juga sama tahun ini. Kami cukup optimistis bisa mencapainya,” kata Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto saat diskusi dengan media di Jakarta, Selasa (3/2).
Kenny menambahkan, kenaikan transaksi sudah mulai terlihat sejak awal Februari 2026 menjelang bulan suci Ramadan. Transaksi ini didominasi oleh penjual e-commerce khususnya untuk barang-barang keperluan ibadah dan baju lebaran.
Ia juga menyatakan, kenaikan transaksi periode ini turut menopang bisnis perusahaan secara keseluruhan tahun. Untuk itu, Lion Parcel juga terus melakukan penguatan diberbagai aspek operasional, mulai dari penambahan kapasitas gudang, armada, dan sumber daya manusia secara temporary. Hal ini dilakukan guna memastikan keandalan layanan di tengah meningkatnya permintaan pengiriman pada periode tersebut.
