Metode forecasting secara umum terbagi menjadi dua, yakni kuantitatif dan kualitatif, menurut Xendit. Metode ini menjadi pisau analisis dalam mengambil keputusan bisnis.
Metode forecasting kuantitatif
Metode kuantitatif, misalnya, dilakukan berdasarkan hitungan matematis. Adapun metode ini dikelompokkan lagi, yakni sebagai berikut:
1. Time series
Metode deret waktu atau time series yang merupakan prediksi berdasar atas variabel dan/atau kesalahan di masa lampau yang berurutan menurut waktu, misalnya, hari, minggu, bulan, dan tahun
2. Metode kasual
Metode prediksi kausal yang menggunakan pendekatan sebab-akibat antara permintaan yang diramalkan dengan variabel-variabel lain yang dianggap berpengaruh.
Data dari variabel tersebut dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan validitas dari model peramalan yang diusulkan. Metode ini biasanya digunakan ketika variabel-variabel yang menjadi penyebab sudah diketahui.
Metode forecasting kualitatif
Sedangkan, cara kualitatif dilakukan berdasar atas jajak pendapat dan analisis deskriptif. Metode ini bersifat subjektif karena dipengaruhi oleh latar belakang seseorang, seperti emosi, pendidikan, intuisi, dan sebagainya.
Beberapa teknik umum dalam metode forecasting kualitatif ini, di antaranya sebagai berikut:
1. Survei pasar
Survei pasar melalui wawancara langsung maupun menyebar kuesioner kepada para konsumen. Cara ini digunakan untuk meminta pendapat para pelanggan yang mempengaruhi rencana pembelian dalam satu periode.
2. Jajak pendapat dari eksekutif
Melalui metode ini, Anda akan meminda pendapat dari jajaran di perusahaan, misalnya manajer pemasaran, manajer teknik, manajer produksi, dan lainnya. Hasil opini mereka Anda gabungkan dan dibuat dalam model statistik.
3. Gabungan tenaga penjualan
Metode ini digunakan untuk meramal tingkat penjualan pusat dengan cara menggabungkan sejumlah penjualan di daerah masing-masing.
4. Metode Delphi
Metode delphi seperti metode kuesioner, akan tetapi hasil dari kuesioner tersebut yang sudah terkumpul akan disederhanakan dulu sebelum diserahkan kepada yang ahlinya.
Keunggulan dari metode ini adalah hasilnya yang lebih akurat serta profesional. Sayangnya, metode ini membutuhkan waktu yang lama karena Anda harus merangkum terlebih dahulu hasil dari kuesioner tersebut.
Berikut tadi adalah penjelasan mengenai forecasting. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda mengenai topik ini.