Mixue Ice Cream & Tea merupakan perusahaan minuman dan es krim asal Zhengzhou, Henan, China, yang berdiri pada Juni 1997. Di Indonesia, bisnis ini dijalankan melalui PT Zhisheng Pacific Trading sejak 2020, dengan gerai pertama di Cihampelas Walk, Bandung, sebelum berekspansi ke berbagai kota.
Pendiri Mixue, Zhang Hongchao, memulai usaha ini saat masih mahasiswa dengan membuka kedai es serut bernama Mixue Bingcheng di Zhengzhou. Ia menggunakan modal pinjaman sebesar 4.000 yuan China atau sekitar Rp10 juta dari keluarganya.
Dengan sumber daya terbatas, operasional awal dijalankan menggunakan peralatan sederhana, termasuk mesin es serut rakitan sendiri. Sejak awal, perusahaan mengandalkan strategi harga kompetitif dengan menjual produk di bawah harga pasar.
Model bisnis Mixue kemudian berkembang melalui ekspansi waralaba dan pengelolaan rantai pasok terintegrasi, mencakup produksi bahan baku, logistik, hingga distribusi. Pendekatan ini digunakan untuk menjaga efisiensi biaya dan konsistensi kualitas produk.
Mengapa Mixue tutup 428 gerai? | Penutupan dilakukan untuk efisiensi dan optimalisasi operasional gerai yang ada. |
Di negara mana saja gerai ditutup? | Penutupan terjadi di beberapa pasar luar negeri, termasuk Indonesia dan Vietnam. |
Apakah Mixue masih melakukan ekspansi? | Ya, Mixue tetap berekspansi ke AS, Kazakhstan, Malaysia, dan Thailand. |
Berapa total gerai Mixue secara global? | Total gerai mencapai 59.823 unit hingga akhir tahun lalu. |