Jakarta, FORTUNE — Mobil merek China mulai menjamur di Inggris sepanjang 2025, ditandai dengan lonjakan penjualan yang membawa merek asal Tiongkok menguasai sekitar satu dari setiap 10 mobil baru di pasar otomotif negara tersebut.
Ekspansi ini berlangsung cepat, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid, di tengah struktur pasar Inggris yang relatif terbuka terhadap merek asing.
Analis pasar kendaraan listrik, Matthias Schmidt memperkirakan merek China seperti MG, BYD, dan Chery akan melampaui penjualan 200 ribu unit mobil baru di Inggris pada 2025. Dengan volume tersebut, pangsa pasar merek China diproyeksikan mencapai sekitar 10 persen dari total penjualan nasional, meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi ini menjadikan Inggris sebagai salah satu pasar Eropa Barat dengan penetrasi merek China tertinggi.
