Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Pasar Bertumbuh, Indonesia Masuk Peta Digital Dentistry Asia Tenggara
Ilustrasi penggunaan clear aligners/Dok. freepik.com

Jakarta, FORTUNE - Indonesia kini makin diperhitungkan dalam tren pertumbuhan digital dentistry di Asia Tenggara, seiring meningkatnya adopsi teknologi perawatan gigi berbasis digital dan tumbuhnya permintaan layanan ortodontik modern seperti clear aligners. Fortune Business Insights melaporkan, pasar global clear aligners, yang mencakup sistem ortodontik transparan seperti Invisalign, diperkirakan mencapai sekitar US$4,22 miliar pada 2025 dan diproyeksikan tumbuh tajam menjadi sekitar US$13,29 miliar pada 2034 dengan pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sekitar 13,7 persen selama periode tersebut, menunjukkan tren kuat adopsi teknologi tersebut di seluruh dunia.

Di kawasan Asia Pacific, pertumbuhan pasar clear aligners juga signifikan. Pendapatan regional diperkirakan mencapai sekitar US$1,15 miliar pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan yang kuat di tahun-tahun berikutnya, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan tercepat dalam industri perawatan gigi digital. Pertumbuhan didukung oleh peningkatan penggunaan teknologi seperti pemindaian intraoral, perencanaan perawatan berbasis perangkat lunak, dan alur kerja digital seperti CAD/CAM yang kini mulai diadopsi luas oleh klinik di Indonesia dan negara lain di kawasan.

Tren tersebut menunjukkan bahwa digital dentistry menjadi salah satu segmen kesehatan yang berkembang pesat, membawa peluang baru bagi praktik medis serta penyedia teknologi medis canggih di Asia Tenggara. Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai pasar besar dengan populasi yang terus bertambah dan meningkatnya kesadaran kesehatan gigi, kini semakin sering menjadi bagian dari peta pertumbuhan industri ini.

Menguatnya adopsi digital dentistry di Indonesia tercermin dari meningkatnya volume sekaligus kompleksitas layanan ortodonti berbasis teknologi di sejumlah klinik spesialis. Dalam konteks ini, layanan clear aligner menjadi salah satu indikator penting kesiapan klinik dalam mengelola perawatan berstandar tinggi. JNJ Specialist Dental Centre, misalnya, mencatat penanganan lebih dari 250 kasus Invisalign setiap tahun dan secara resmi diakui oleh Align Technology, Inc. (NASDAQ: ALGN) sebagai Invisalign Diamond Elite Provider, menjadikannya klinik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mencapai tingkat tertinggi tersebut, berdasarkan konsistensi volume dan kompleksitas kasus yang ditangani setiap tahunnya.

Director JNJ Specialist Dental Centre Group, Max Suhardiman, mengatakan sejak mulai menggunakan sistem Invisalign pada 2018, JNJ telah menangani lebih dari 1.000 kasus, menunjukkan pergeseran preferensi pasien menuju perawatan ortodonti berbasis presisi digital, perencanaan berbantuan perangkat lunak, serta standar hasil yang semakin terukur.Skala ini mencerminkan bahwa praktik ortodonti berbasis teknologi digital di Indonesia mulai mendekati level operasional klinik-klinik rujukan di Asia Tenggara, yang selama ini terkonsentrasi di Singapura dan Thailand.

“Kami berada di jajaran penyedia Invisalign terkemuka di Asia Tenggara. Diamond Elite Provider ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap layanan perawatan gigi berkualitas tinggi di Indonesia, seiring pasien yang semakin mencari perawatan dengan standar internasional dalam hal presisi, kenyamanan, dan keunggulan klinis,” ujar Max, dalam keterangan resmi, Kamis (5/2).

Dari perspektif klinis, pencapaian ini dipandang sebagai indikator kematangan praktik digital dentistry di Indonesia. Dr. drg. Jeddy, Founder and Medical Director JNJ Specialist Dental Centre, menegaskan bahwa status Diamond Elite bukan sekadar refleksi volume. “Diamond Elite bukan tentang jumlah kasus, melainkan tentang kualitas setiap hasil. Pengakuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan klinis kami yang berfokus pada presisi, perencanaan perawatan yang matang, dan kenyamanan pasien memenuhi standar internasional tertinggi yang ditetapkan oleh Invisalign,” ujarnya.

Align Technology sendiri melihat perkembangan Indonesia sebagai pasar yang semakin strategis dalam lanskap digital dentistry Asia Pasifik. Mr. Takashi Matsumoto, Vice President and Managing Director Align Technology untuk Asia Tenggara, Hong Kong, Taiwan, dan India, menilai capaian JNJ sebagai representasi dari tren yang lebih luas.

“Indonesia sudah bisa menghadirkan perawatan digital dentistry berstandar dunia bagi para pasien,” kata Matsumoto. Lebih luas, status Diamond Elite ini juga mencerminkan integrasi Indonesia ke dalam ekosistem digital healthcare regional. Kemitraan JNJ dengan Healthway Medical Group, jaringan layanan kesehatan terbesar di Singapura, menjadi contoh bagaimana transfer standar, teknologi, dan praktik klinis lintas negara mulai membentuk wajah baru layanan kesehatan gigi di Indonesia.

Sebagai langkah lanjutan, Align Technology menandai pencapaian ini melalui pengiriman simbolis Invisalign terbesar yang pernah dilakukan ke sebuah klinik di Indonesia, menggunakan truk berlabel Invisalign ke JNJ Specialist Dental Centre Senayan, menjelang pemberian penghargaan resmi pada Maret 2026.

Editorial Team