Pelaku Bisnis Cermati 3 Faktor Ini Sebelum Memilih Payment Gateway

Merchant perlu menghitung dampak perpindahan layanan terhadap operasional, bukan hanya membandingkan biaya transaksi.
Struktur biaya setiap metode pembayaran perlu dipahami, termasuk kemungkinan perubahan tarif dan kebijakan layanan.
Pendaftaran praktis serta dukungan yang mudah diakses membantu merchant menjalankan dan mengoptimalkan layanan pembayaran.
Jakarta, FORTUNE— Perubahan skala dan kebutuhan bisnis kerap mendorong pelaku usaha atau merchant mengevaluasi layanan gerbang pembayaran (payment gateway) yang digunakan untuk pelanggannya bertransaksi secaa online. Selain biaya transaksi, ada beberapa aspek lain yang kerap dipertimbangkan merchant dalam memilih gerbang pembayaran.
Payment gateway merupakan salah satu bagian penting dalam operasional bisnis digital karena berperan dalam memproses berbagai metode pembayaran. Ketika volume transaksi meningkat atau kebutuhan bisnis berubah, layanan yang sebelumnya dianggap memadai belum tentu lagi sesuai.
Karena itu, perpindahan payment gateway tidak hanya perlu dilihat dari besaran biaya transaksi. Merchant juga perlu menghitung dampaknya terhadap operasional dan kemudahan pengelolaan layanan. Berikut tiga faktor yang biasanya menjadi pertimbangan pemilihan payment gateway oleh pelaku bisnis.
1. Transparansi Biaya
Biaya menjadi salah satu pertimbangan utama ketika merchant memilih payment gateway. Namun, merchant tidak cukup hanya membandingkan tarif transaksi.
Struktur biaya dapat berbeda berdasarkan metode pembayaran yang digunakan. Karena itu, merchant perlu memahami komponen biaya sejak awal, termasuk potensi perubahan tarif dan kebijakan layanan.
Chief Revenue Officer OttoDigital Grace Sunarjo mengatakan merchant perlu memastikan penyedia payment gateway memberikan informasi biaya secara transparan.
“Struktur biaya dapat berbeda pada setiap metode pembayaran, sehingga merchant perlu memilih provider yang memberikan informasi secara jelas. Merchant juga perlu memastikan provider menginformasikan terlebih dahulu setiap perubahan kebijakan, baik terkait biaya maupun layanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10).
Transparansi tersebut penting agar merchant dapat memperkirakan biaya pemrosesan pembayaran dan memasukkannya ke dalam perhitungan operasional bisnis.
2. Kecepatan Onboarding
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah proses pendaftaran atau onboarding. Proses yang panjang dapat menunda merchant dalam menggunakan layanan baru dan berpotensi mengganggu rencana operasional.
Merchant dapat mempertimbangkan penyedia yang memiliki proses pendaftaran sederhana dan cepat, terutama ketika perpindahan payment gateway dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis atau perubahan sistem pembayaran.
Grace mengatakan proses pendaftaran yang praktis dapat membantu merchant lebih cepat menggunakan layanan pembayaran.
“Pendaftaran yang praktis membantu merchant lebih cepat mulai bertransaksi sehingga mendukung pertumbuhan bisnis,” katanya.
3. Dukungan After Sales Support
Setelah payment gateway digunakan, kebutuhan merchant tidak berhenti pada proses integrasi. Kendala transaksi, kebutuhan teknis, hingga perubahan kebutuhan bisnis dapat muncul dalam operasional sehari-hari.
Karena itu, merchant perlu melihat kualitas layanan setelah penjualan atau after-sales support. Akses terhadap customer service serta tim yang memahami kebutuhan bisnis dapat menjadi faktor penting ketika terjadi gangguan.
Menurut Grace, merchant membutuhkan penyedia payment gateway yang mudah dihubungi, terutama ketika menghadapi kendala operasional.
“Pengalaman OttoDigital dalam melayani merchant menunjukkan bahwa mereka membutuhkan mitra payment gateway yang mudah diakses dan diajak berkomunikasi,” ujarnya.
Selain menangani kendala, dukungan tersebut juga dapat berperan dalam memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan merchant. Untuk bisnis dengan volume atau kompleksitas transaksi tertentu, pendampingan khusus dapat membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan layanan pembayaran.
Dengan demikian, keputusan mengganti payment gateway tidak semata-mata soal mencari tarif yang lebih murah. Merchant perlu melihat total kebutuhan, mulai dari struktur biaya, kecepatan onboarding, hingga dukungan layanan setelah sistem berjalan.





















