Jakarta, FORTUNE - Pemerintah menargetkan dua juta unit sepeda motor listrik diproduksi Indonesia pada 2025. Hal ini sejalan dengan tren dunia yang bergerak ke arah penggunaan kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan.
“Kami terus melakukan pendalaman terkait dengan industri kendaraan electric vehicle, baik itu untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Khusus untuk roda dua, ada target dari Bapak Presiden (Joko Widodo) dalam waktu yang sesingkat-singkatnya bisa segera memproduksi dua juta unit,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, Selasa (4/10).
Dalam rangka meningkatkan populasi kendaraan listrik, pemerintah telah merilis berbagai regulasi, di antaraya Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Saat ini sudah ada 35 pabrikan otomotif yang siap memproduksi sepeda motor listrik dengan kapasitas satu juta unit kendaraan per tahun. Pada 2023 ditargetkan meningkat hingga dua juta unit.
Dalam upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, perlu kolaborasi yang baik dari setiap kementerian/lembaga karena masing-masing memiliki tugas berbeda dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik nasional.
“Kami di Kementerian Perindustrian mendukung dari sisi supply dan memastikan bahwa produksi dari kendaraan listrik bisa cepat tumbuh. Sementara kementerian/lembaga yang lain menyiapkan infrastrukturnya. Ini harus terkoordinasi dengan baik agar semuanya bisa berjalan lancar,” ujarnya.