Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

PGE Bor Sumur Kedua PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

2 min read
PGE Bor Sumur Kedua PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW
Dok. Pertamina Geothermal
  • PGE memulai pengeboran sumur kedua LMB-19.4 di WKP Lumut Balai, Sumatra Selatan, untuk mendukung ekspansi PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW.
  • Pengeboran LMB-19.4 ditargetkan selesai dalam 40 hari, dengan keselamatan, kualitas, dan kelancaran operasional sebagai prioritas agar Unit 3 dapat beroperasi penuh pada 2030.
  • Proyek Unit 3 melengkapi Unit 1 dan 2 yang masing-masing berkapasitas 55 MW, serta mendukung target PGE mencapai kapasitas terpasang 1 GW pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memulai pengeboran sumur kedua di Wilayah Kerja Panas (WKP) Lumut Balai, Sumatra Selatan, yakni LMB-19.4.

Langkah itu bertujuan mendukung ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Ini merupakan langkah lanjutan dari tajak (spud-in) sumur eksplorasi pertama pada Juli 2026. Tajak perdana PLTP Lumut Balau Unit 3 dilakukan di sumur LMB 19-3 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Ulu, juga menggunakan rig GDAP#123, dengan kedalaman 2.500 meter.

Proyek tersebut ditargetkan beroperasi secara penuh pada 2030. "Proyek ini menjadi wujud nyata komitmen PGE menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat, khususnya di Sumatra Selatan, sekaligus melanjutkan capaian Unit 2 yang telah beroperasi lebih dulu," kata Direktur Utama PGEO, Ahmad Yani, Jumat (25/9).

Lebih lanjut, ia juga mengatakan, perseroan optimistis proyek itu akan turut mempercepat langkah PGE menuju target kapasitas terpasang 1 gigawatt pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034.

Lebih lanjut, Project Manager Lumut Balai Unit 3 dan 4, Heri Susanto, mengatakan, pengeboran sumur LMB-19.4 ditargetkan dapat rampung dalam 40 hari. Menurutnya, keberhasilan proses pengeboran membutuhkan sinergi seluruh pihak serta konsistensi dalam menerapkan standar keselamatan, kualitas, dan operasional.

"Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan," kata Heri.

Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 juga merupakan bagian dari arah strategis pemerintah, yang tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book & Green Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas. Keberadaannya melengkapi PLTP Lumut Balai Unit 1 & 2 berkapasitas masing-masing 55 MW yang telah beroperasi sejak akhir 2019 dan Juni 2025.

Selaras dengan hal tersebut, General Manager PGE Area Lumut Balai Catur Hendro Utomo menyampaikan, dimulainya pengeboran Sumur LMB-19.4 menandai tahap penting dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3. "Ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan PLTP Lumut Balai Unit 3 dapat beroperasi tepat waktu" ujar Catur.

Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 WKP yang dikelola secara mandiri, sebagai fondasi pengembangan jangka panjang perusahaan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More