Jakarta, FORTUNE - Porsche menarik kembali (recall) 173.538 kendaraan di Amerika Serikat (AS) setelah kamera belakang gagal menampilkan gambar saat kendaraan dimasukkan ke gigi mundur, menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) pada hari Rabu.
Dilansir dari CBT, Penarikan kembali ini dialami model Cayenne dan Cayenne E-Hybrid tertentu tahun 2019-2025, model 911 dan Taycan tahun 2020-2025, Panamera tahun 2024-2025, dan model Panamera E-Hybrid tahun 2025. Regulator menandai bahwa kendaraan tersebut tidak memenuhi persyaratan Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal untuk visibilitas belakang.
Guna mengatasi masalah tersebut, dealer akan memperbarui perangkat lunak bantuan pengemudi tanpa biaya.
“Ini merupakan salah satu penarikan kembali terbesar Porsche di AS dalam beberapa tahun terakhir, menyusul penarikan kembali pada tahun 2022 yang memengaruhi 222.858 kendaraan karena penutup sekrup penyetel lampu depan yang hilang,” demikian CBT menuliskan dikutip Jumat (2/1).
Awal tahun ini, NHTSA juga mengeluarkan penarikan kembali serupa untuk kendaraan Hyundai, Ford, Toyota, dan Chrysler karena kegagalan kamera pandangan belakang yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Penarikan kembali ini menyoroti kekhawatiran yang berkelanjutan tentang sistem visibilitas belakang dan perannya dalam keselamatan kendaraan, terlebih banyak produsen mobil memperluas teknologi bantuan pengemudi di berbagai lini model.
