Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Proyeksi Laba Samsung Melonjak 782 Persen, Capai Rp1.437 Triliun
Samsung Electronics (samsung.com)

  • Samsung memproyeksikan laba operasional kuartal III 2026 sebesar 107,4 triliun won atau sekitar Rp1.437 triliun, naik 782,5 persen tahunan.

  • Kenaikan kinerja didorong permintaan cip memori AI, terutama HBM untuk pusat data.

  • Enam perusahaan Samsung Group berkomitmen menginvestasikan 1 miliar dolar AS di Helix Digital Infrastructure.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Samsung Electronics memperkirakan laba operasional pada kuartal III 2026 melonjak 782,5 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, laba Samsung sebesar 12,17 triliun won atau sekitar Rp162,71 triliun.

Dalam proyeksi yang diumumkan pada Kamis (8/10), Samsung juga memperkirakan pendapatan mencapai 195 triliun won atau sekitar Rp2.609 triliun. Pertumbuhan kinerja tersebut diperkirakan didorong oleh meningkatnya permintaan cip memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Laba Samsung naik lebih dari delapan kali lipat

Samsung memproyeksikan laba operasional kuartal III 2026 berada di kisaran 107,3 triliun hingga 107,5 triliun won, atau meningkat lebih dari delapan kali lipat. Perusahaan menggunakan nilai tengah sebesar 107,4 triliun won sebagai acuan resmi sesuai ketentuan keterbukaan informasi di Korea Selatan.

Secara kuartalan, laba operasional tersebut meningkat dari 89,49 triliun won pada kuartal II 2026. Pendapatan juga diperkirakan naik menjadi 195 triliun won, dari 171,5 triliun won pada kuartal sebelumnya dan 86,06 triliun won pada kuartal III 2025.

Meski demikian, Samsung belum mengungkapkan kontribusi masing-masing divisi terhadap pertumbuhan tersebut. Rinciannya, termasuk kinerja bisnis semikonduktor, akan disampaikan dalam laporan keuangan lengkap yang dijadwalkan terbit pada 29 Oktober 2026.

Permintaan chip AI dorong bisnis memori

Pertumbuhan laba Samsung didorong oleh meningkatnya permintaan cip memori untuk infrastruktur AI. Samsung bersama SK hynix dan Micron merupakan tiga produsen utama yang memasok kebutuhan memori untuk teknologi tersebut.

Salah satu produk yang banyak dibutuhkan adalah high-bandwidth memory (HBM), yakni memori berkecepatan tinggi yang digunakan bersama akselerator AI untuk mendukung pemrosesan data di pusat data. Tingginya permintaan turut memperketat pasokan dan mendorong kenaikan harga memori.

Kondisi tersebut diperkirakan menguntungkan bisnis semikonduktor Samsung. Counterpoint Research menaikkan proyeksi pertumbuhan harga DRAM pada kuartal III 2026 menjadi 10–20 persen secara kuartalan, dari perkiraan sebelumnya sebesar 5–10 persen.

Sementara itu, proyeksi laba operasional Samsung sebesar 107,4 triliun won melampaui estimasi LSEG SmartEstimate yang mencapai 106,1 triliun won.

Samsung perluas eksposur ke infrastruktur AI

Pada akhir September 2026, enam perusahaan Samsung Group berkomitmen menginvestasikan total 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,9 triliun (kurs Rp17.899 per dolar AS) di Helix Digital Infrastructure. Perusahaan yang terlibat antara lain Samsung Electronics, Samsung C&T, Samsung SDS, dan Samsung SDI.

Helix merupakan perusahaan infrastruktur AI yang didirikan bersama KKR dan diluncurkan pada Juni 2026. Perusahaan ini bergerak dalam pengembangan pusat data berskala besar, pembangkit listrik, jaringan transmisi dan distribusi listrik, serta jaringan serat optik.

Melalui investasi tersebut, sejumlah anak usaha Samsung akan berkontribusi sesuai bidang bisnisnya. Samsung Electronics menyediakan solusi semikonduktor dan sistem pendingin dan Samsung C&T menangani konstruksi.

Sementara itu, Samsung SDS menawarkan layanan pusat data dan GPU-as-a-Service (GPUaaS). Layanan tersebut menyediakan penyewaan kapasitas pemrosesan grafis untuk kebutuhan komputasi.

FAQ seputar proyeksi laba samsung

Berapa proyeksi laba Samsung kuartal III 2026?

Samsung memperkirakan laba operasional sebesar 107,4 triliun won atau sekitar Rp1.437 triliun.

Berapa kenaikan laba Samsung secara tahunan?

Laba operasional diproyeksikan naik 782,5 persen dari 12,17 triliun won pada kuartal III 2025.

Apa yang mendorong kinerja Samsung?

Permintaan chip memori untuk infrastruktur AI menjadi salah satu pendorong utama.

Kapan Samsung merilis laporan keuangan lengkap?

Samsung dijadwalkan merilis laporan keuangan lengkap kuartal III pada 29 Oktober 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article