Pada akhir September 2026, enam perusahaan Samsung Group berkomitmen menginvestasikan total 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,9 triliun (kurs Rp17.899 per dolar AS) di Helix Digital Infrastructure. Perusahaan yang terlibat antara lain Samsung Electronics, Samsung C&T, Samsung SDS, dan Samsung SDI.
Helix merupakan perusahaan infrastruktur AI yang didirikan bersama KKR dan diluncurkan pada Juni 2026. Perusahaan ini bergerak dalam pengembangan pusat data berskala besar, pembangkit listrik, jaringan transmisi dan distribusi listrik, serta jaringan serat optik.
Melalui investasi tersebut, sejumlah anak usaha Samsung akan berkontribusi sesuai bidang bisnisnya. Samsung Electronics menyediakan solusi semikonduktor dan sistem pendingin dan Samsung C&T menangani konstruksi.
Sementara itu, Samsung SDS menawarkan layanan pusat data dan GPU-as-a-Service (GPUaaS). Layanan tersebut menyediakan penyewaan kapasitas pemrosesan grafis untuk kebutuhan komputasi.
Berapa proyeksi laba Samsung kuartal III 2026? | Samsung memperkirakan laba operasional sebesar 107,4 triliun won atau sekitar Rp1.437 triliun. |
Berapa kenaikan laba Samsung secara tahunan? | Laba operasional diproyeksikan naik 782,5 persen dari 12,17 triliun won pada kuartal III 2025. |
Apa yang mendorong kinerja Samsung? | Permintaan chip memori untuk infrastruktur AI menjadi salah satu pendorong utama. |
Kapan Samsung merilis laporan keuangan lengkap? | Samsung dijadwalkan merilis laporan keuangan lengkap kuartal III pada 29 Oktober 2026. |