Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PHE Akuisisi Hak Partisipasi Eni di Tiga Blok Migas Kalimantan Timur
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menyelesaikan proyek pembangunan dan peremajaan jalur pipa migas bawah laut. (dok. Pertamina)
  • PHE mengakuisisi hak partisipasi milik Eni di tiga wilayah kerja migas Kalimantan Timur melalui SPA pada Oktober 2026.

  • PHE menguasai 10 persen di North Ganal dan Rapak, serta meningkatkan kepemilikan East Sepinggan menjadi 25 persen.

  • Transaksi ini diarahkan untuk memperkuat portofolio hulu migas, mendukung Proyek Kutei North Hub, dan mengoptimalkan infrastruktur gas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Oktober 2026

PHE dan Eni menandatangani kesepakatan transaksi melalui Sales and Purchase Agreement untuk hak partisipasi di tiga wilayah kerja migas Kalimantan Timur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PHE mengakuisisi hak partisipasi milik Eni di tiga wilayah kerja migas dan meningkatkan kepemilikan di East Sepinggan menjadi 25 persen.
  • Who?
    PT Pertamina Hulu Energi dan Eni terlibat dalam transaksi tersebut. Sunaryanto menyampaikan keterangan sebagai Direktur Utama PHE.
  • Where?
    Transaksi mencakup wilayah kerja North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan di Kalimantan Timur.
  • When?
    Kedua perusahaan menandatangani Sales and Purchase Agreement pada Oktober 2026.
  • Why?
    Akuisisi ditujukan untuk memperkuat portofolio hulu migas, membuka akses terhadap aset migas, dan mendukung optimalisasi infrastruktur gas.
  • How?
    Transaksi dilakukan melalui Sales and Purchase Agreement. PHE menguasai 10 persen di North Ganal dan Rapak serta menaikkan kepemilikan di East Sepinggan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

PHE membeli bagian kepemilikan Eni di tiga tempat minyak dan gas di Kalimantan Timur. Tempat itu bernama North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. PHE jadi punya bagian lebih besar di sana. Sunaryanto bilang pembelian ini bisa membantu produksi gas, proyek baru, dan pemakaian fasilitas gas Pertamina.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Akuisisi ini memperluas kepemilikan PHE di tiga wilayah kerja migas dan membuka akses terhadap lapangan produksi, proyek pengembangan, serta potensi eksplorasi. Investasi tersebut juga dapat mendukung tambahan produksi dan cadangan, sinergi dengan aset Pertamina, serta pemanfaatan infrastruktur gas, LPG, dan LNG di Kalimantan Timur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengakuisisi hak partisipasi (participating interest/PI) milik Eni di tiga wilayah kerja migas di Kalimantan Timur, yakni North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. Kedua perusahaan menadatangani kesepakatan transaksi tersebut melalui Sales and Purchase Agreement (SPA) pada Oktober 2026.

Setelah mengakuisisi hak partisipasi tersebut, PHE akan menguasai 10 persen hak partisipasi di WK North Ganal dan Rapak serta meningkatkan kepemilikan di East Sepinggan dari 15 persen menjadi 25 persen.

Direktur Utama PHE, Sunaryanto mengatakan akuisisi ini memperkuat posisi Pertamina di kawasan produksi gas dan pengembangan laut dalam (deepwater) di Indonesia. Transaksi tersebut juga membuka akses terhadap lapangan produksi, proyek pengembangan, dan potensi eksplorasi migas.

"Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk terus memperkuat portofolio hulu migas melalui investasi pada aset yang memiliki fundamental kuat, potensi sumber daya yang besar, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara," ujar Sunaryanto.

Wilayah Kerja yang menjadi bagian dari transaksi tersebut berada di salah satu kawasan migas strategis Indonesia yang memiliki infrastruktur hulu dan hilir yang telah terintegrasi.

Keikutsertaan Pertamina sebagai perusahaan migas nasional di tiga blok tersebut diproyeksikan bakal mendorong langsung Proyek Kutei North Hub yang telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dengan demikian, hal ini diharapkan akan memberikan tambahan kontribusi produksi sekaligus membuka peluang sinergi dengan aset Pertamina yang telah beroperasi di Kalimantan Timur termasuk sinergi dengan PT Badak NGL.

"Selain memberikan tambahan produksi dan cadangan, investasi ini juga memiliki arti strategis dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas, LPG dan LNG di Kalimantan Timur, termasuk mendukung keberlanjutan rantai pasok gas domestik dan pemanfaatan fasilitas LNG nasional," jelas dia.

Suharyanto menilai potensi sumber daya yang masih dapat dikembangkan diharapkan menjadi salah satu sumber pertumbuhan produksi PHE dalam jangka menengah dan panjang.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article