Jakarta, FORTUNE — PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) telah menerapkan smart logistics & supply chain management dalam mengoperasikan Gudang Marunda. Gudang seluas 100.000 meter persegi ini mulai beroperasi pada Oktober 2024 dan berperan memperkuat kapabilitas logistik serta pemenuhan pesanan, termasuk untuk layanan Fulfillment At Speed (FAS).
Bahkan, dampak dari integrasi layanan FAS terhadap performa bisnis mampu menurunkan tingkat pembatalan pesanan atau cancellation rate sebesar 35 persen. Hal ini menandakan penguatan operational excellence Blibli.
Group Head of Supply Chain Blibli, Bayu Sudjono menjelaskan, penerapan smart logistic didukung berbagai teknologi dan sistem otomasi, fasilitas ini dirancang untuk menghadirkan keandalan end-to-end.
“Gudang Marunda adalah investasi strategis Blibli untuk memperkuat fondasi supply chain nasional dan menghadirkan jaringan fulfillment yang lebih andal bagi brand dan seller,” kata Bayu melalui keterangan resmi di Jakarta, (10/12).
Mulai dari pengelolaan inventori secara real-time menggunakan proses First In, First Out (FIFO)/ First Expired, First Out (FEFO), proses inbound dan outbound yang empat kali lebih cepat dalam standar proses logistic fullfilment, yang memastikan kecepatan pemrosesan optimal.
Proses ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan visibilitas dan ketepatan yang dibutuhkan seller untuk mengelola bisnis dengan lebih efektif. Keandalan operasional Gudang Marunda juga diperkuat oleh penerapan sertifikasi ISO 27001 untuk keamanan informasi yang ketat.