Jakarta, FORTUNE – Properti termasuk sektor yang terdampak oleh pandemi Covid-19, namun PT Ciputra Development Tbk melakukan berbagai strategi untuk mempertahankan bisnisnya agar tidak terlalu anjlok.
Direktur Ciputra Grup, Aditya Ciputra Sastrawinata, mengatakan pada periode awal pandemi, perusahaannya lebih mengandalkan penjualan stok yang ada dibandingkan peluncuran produk baru. “Kami secara aktif mengambil langkah-langkah untuk menghemat likuiditas dan menganalisis berbagai skenario ke depan,” katanya kepada Fortune Indonesia, Selasa (26/4).
Dalam rangka menyelaraskan diri dengan digitalisasi, Aditya mengatakan, Ciputra Development juga melakukan beberapa inisiatif pemasaran. “Dimulai dengan virtual tour rumah contoh dan kawasan sekitarnya, dengan Ciputra Virtual Assistant yang tersedia 24 jam. Kami juga sudah launching aplikasi MyCiputra, di mana pemilik unit bisa melakukan pengecekan progres pembangunan dan pembayaran tagihan IPL serta Air secara online,” ujarnya.
Untuk terus mempertahankan eksistensi di benak para konsumen properti, Ciputra juga aktif melakukan webinar dan pengenalan produk secara daring. “Hal ini dilakukan agar terus menjadi top-of-mind bagi pembeli properti selama masa pandemi,” katanya.