Jakarta, FORTUNE – MODENA Group melalui program Tomas Jizhar Foundation bersama Innopraktika hari ini mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Lomonosov Moscow State University (MSU), sebagai upaya kolaboratif untuk mendorong dan memberdayakan inovasi berbasis teknologi antara Indonesia dan Rusia.
Melalui kemitraan ini, Tomas Jizhar Foundation dan Innopraktika membuka peluang kerja sama akademik dan pengembangan inovasi antara UPH, salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia, dan MSU, universitas ternama asal Rusia dengan reputasi global di bidang sains dan teknologi.
Executive Vice President MODENA, Michael Jizhar, menyampaikan MODENA tidak hanya berfokus pada pengembangan merek dan bisnis, tetapi juga menyadari pentingnya peran industri dalam mendukung inovasi lintas sektor.
“Indonesia merupakan rumah bagi salah satu populasi muda dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing secara global, kita perlu membuka sinergi kolaboratif dengan mitra internasional. Dengan melihat rekam jejak panjang MSU dalam pengembangan teknologi serta kepemimpinan UPH dalam sektor pendidikan di Indonesia, kolaborasi menjadi hal yang krusial bagi Indonesia untuk membangun dan memperkuat kedaulatan pendidikannya sendiri. Saya membayangkan masa depan di mana Indonesia menjadi pusat pendidikan global,” ujar Michael.
Melalui MoU ini, para pihak sepakat untuk mendukung berbagai bentuk kolaborasi, antara lain pertukaran pelajar, kegiatan riset, dan penyelenggaraan program edukasi antara UPH dan MSU. Kesepakatan ini juga membuka peluang pengembangan joint research centers dengan melibatkan sejumlah perusahaan teknologi terkemuka asal Rusia.
