Jakarta, FORTUNE - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dan anak usaha PT Pos Indonesia (Persero), PT Pos Properti Indonesia, meneken kerja sama strategis guna mempercepat pemerataan dan perluasan akses internet Indonesia.
Lewat kemitraan itu, PT Pos Properti Indonesia akan menyewakan lahan-lahan yang memenuhi ketentuan tertentu sebagai lokasi pembangunan infrastruktur jaringan, seperti: pemasangan tiang Base Transceiver Station (BTS), penempatan perangkat Optical Line Terminal (OLT), juga pemanfaatan ruang atau gedung untuk penyimpanan material.
Saat ini, PT Pos Properti Indonesia mengelola dan mengoptimalkan sekitar 2.931 titik aset. "Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur digital secara efisien, sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat," kata Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra dalam keterangannya, dikutip Rabu (14/1).
Penempatan tiang BTS sendiri krusial dalam memperluas cakupan jaringan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan insfrastruktur digital. Apalagi di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Dengan adanya tiang tersebut, WIFI menyebut distribusi sinyal lebih stabil.
Sementara itu, perangkat OLT berfungsi sebagai pusat distribusi jaringan fiber optik yang menghubungkan jaringan inti dengan jaringan akses pengguna. Penempatan OLT pada aset properti yang strategis memungkinkan peningkatan kapasitas jaringan, efisiensi pengelolaan lalu lintas data, serat mendukung skalabilitas layanan seiring dengan pertumbuhan kebutuhan konektivitas masyarakat.
WIFI menjelaskan, adanya fasilitas logistik di lokasi strategis berkontribusi terhadap efisiensi distribusi peratalan, percepatan proses instalasi dan pemeliharaan jaringan, juga pengendalian biaya operasional secara berkelanjutan.
"Pemanfaatan aset PT Pos Properti Indonesia sebagai bagian dari pengembangan jaringan memungkinkan kami membangun infrastruktur digital secara lebih efisien dan terintegrasi," kata Direktur Utama Solusi Sinergi Digital, Yune Marketatmo.
Saham WIFI melemah 2,19 persen ke harga Rp3.130 pada akhir perdagangan sesi I, Rabu.
