Jakarta, FORTUNE – PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto menargetkan pertumbuhan pengguna aktif hingga 100 persen dalam tiga tahun ke depan. Pertumbuhan itu dicapai seiring dengan inovasi dan edukasi pasar yang kian masih sehingga mendorong pertumbuhan investor kripto.
Berdasarkan data internal perusahaan, pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, PINTU mencatat pertumbuhan signifikan dengan jumlah active users sebesar 38 persen, app traffic naik 24 persen, diikuti total trading volume tumbuh 12 persen, serta monthly trading users melonjak 26 persen. Capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan serta adopsi masyarakat Indonesia terhadap investasi aset kripto melalui platform yang berlisensi resmi.
Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin mengatakan secara global, dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan pengguna kripto mencapai sekitar dua kali lipat. Dengan melihat tren tersebut, perusahaan berharap pertumbuhan pengguna di Pintu dapat mengikuti pola yang sama.
Perusahaan menargetkan pertumbuhan dua digit setiap tahunnya, baik dalam kondisi pasar bullish maupun bearish. Hal ini memungkinkan, karena saat ini investor memiliki banyak pilihan instrumen di dalam ekosistem, seperti aset kripto utama, tokenized assets, hingga fitur trading yang memungkinkan strategi long maupun short.
“Kami berharap dalam tiga tahun ke depan jumlah pengguna dapat meningkat dua kali lipat, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan industri kripto di Indonesia,” katanya di Jakarta, Senin (10/3).
Di sisi lain, pasar Indonesia masih menyimpan potensi yang sangat besar. Saat ini jumlah pengguna kripto di Indonesia sekitar 20 juta orang, sementara jumlah penduduk hampir 300 juta. Artinya, masih ada ruang penetrasi pasar yang luas.
Dari sisi demografi, mayoritas pengguna kripto saat ini datang dari generasi milenial, tetapi Gen Z mulai masuk cukup cepat.
