Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BCA Perpanjang Buyback Saham hingga 23 Oktober 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) (bca.co.id)
  • BCA memperpanjang periode buyback saham hingga 23 Oktober 2026 dari jadwal semula 21 Oktober 2026.

  • Program buyback disetujui dalam RUPST Tahun Buku 2025 dengan alokasi dana maksimal Rp5 triliun.

  • Perpanjangan berlangsung saat pasar modal Indonesia tertekan, sementara saham BBCA dan IHSG terkoreksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Maret 2026

Program buyback disetujui dalam RUPST Tahun Buku 2025. Periode pelaksanaannya ditetapkan selama 12 bulan.

April dan Juni 2026

Realisasi program buyback saham sebelumnya dilaksanakan pada April dan Juni 2026.

21 Oktober 2026

Jadwal awal buyback berakhir pada 21 Oktober 2026. Manajemen BCA menyampaikan keterangan terkait aksi korporasi tersebut.

23 Oktober 2026

Periode pembelian kembali saham diperpanjang hingga 23 Oktober 2026.

11 Maret 2027

Periode pelaksanaan program buyback dijadwalkan berakhir, kecuali diakhiri lebih cepat oleh perseroan.

kini

BCA memperpanjang periode buyback saham. Saham BBCA diperdagangkan pada level Rp5.150 per saham hingga perdagangan pukul 09.16 WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BCA memperpanjang periode pembelian kembali atau buyback saham hingga 23 Oktober 2026.
  • Who?
    PT Bank Central Asia Tbk (BCA) atau BBCA menjalankan program buyback saham.
  • Where?
    Buyback berkaitan dengan pasar modal Indonesia, yang turut mengalami tekanan.
  • When?
    Periode buyback diperpanjang dari 21 Oktober menjadi 23 Oktober 2026. Program berlangsung sejak 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027.
  • Why?
    BCA menyebut buyback mencerminkan keyakinan terhadap fundamental bisnis dan mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.
  • How?
    Buyback dijalankan melalui program yang disetujui RUPST Tahun Buku 2025 dengan alokasi dana maksimal Rp5 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BCA memperpanjang waktu membeli kembali sahamnya sampai 23 Oktober 2026. Manajemen BCA bilang langkah ini bagian dari program yang sudah disetujui pemegang saham. BCA menyiapkan uang paling banyak Rp5 triliun. Saat ini, pasar saham sedang tertekan dan harga saham BBCA juga turun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perpanjangan buyback menunjukkan BCA tetap menjalankan program korporasi yang telah disetujui dalam RUPST. Manajemen juga menyatakan langkah ini mencerminkan keyakinan terhadap fundamental bisnis dan mendukung stabilitas pasar modal Indonesia, sambil menegaskan kepatuhan pada prinsip GCG serta peraturan yang berlaku.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperpanjang periode pembelian kembali alias buyback saham. Awalnya, buyback dijadwalkan berakhir pada 21 Oktober 2026, namun diperpanjang hingga 23 Oktober 2026.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari program buyback yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 12 Maret 2026, BBCA telah mengalokasikan dana maksimal Rp 5 triliun untuk pelaksanaan buyback dalam periode satu tahun.

"Aksi korporasi tersebut merupakan lanjutan dari realisasi program buyback saham yang sebelumnya dilaksanakan pada April dan Juni 2026 lalu," tulis manajemen BCA dalam keterangannya, Rabu (21/10).

Manajemen BCA juga menegaskan buyback mencerminkan keyakinan perseroan terhadap fundamental bisnis sekaligus mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.

Perpanjangan buyback itu berlangsung di tengah tekanan terhadap pasar modal Indonesia, salah satunya dipicu isu rating Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang terus bergulir sejak awal tahun.

Hingga perdangan pukul 09:16 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 5.278, turun 1,04 persen secara harian dan turun 39,72 persen sepanjang tahun berjalan.

"BCA terus memperhatikan dinamika pasar dalam pelaksanaan buyback dan mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku," ujar manajemen.

Berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2025, periode pelaksanaan program buyback adalah selama 12 bulan, yaitu sejak 12 Maret 2026 sampai dengan 11 Maret 2027, kecuali diakhiri lebih cepat oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan.

Hingga perdagangan pukul 09.16 WIB, saham BBCA diperdagangkan pada level Rp5.150 per saham, turun 2,37 persen secara harian. Secara year to date (YtD), saham BBCA telah terkoreksi 35,15 persen.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article