Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Didukung Program FLPP, BTN Kuasai 72% Pasar KPR
KPR BTN
  • BTN menguasai 72% pangsa pasar KPR subsidi dengan realisasi 28.811 unit per Maret 2025, jauh melampaui bank-bank besar lain seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BSI.
  • Pencapaian BTN didukung oleh entitas syariahnya serta program FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang memperkuat posisi BTN di sektor pembiayaan perumahan.
  • Sejak 1976, BTN telah membiayai lebih dari 4 juta unit rumah senilai Rp262,32 triliun dan berkomitmen memperluas akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan pemerintah serta pengembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menguasai pangsa pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi mencapai 72 persen dengan realisasi penyaluran 28.811 unit per Maret 2025.

Capaian ini mengalahkan sejumlah bank seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan market share 8,28 persen dan realisasi rumah 3.311 unit. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan pangsa pasar 6,95 persen atau setara 2.780 unit rumah.

Berikutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat market share sebesar 5,36 persen dengan realisasi 2.143 unit rumah. Sementara itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berada di posisi terakhir dengan pangsa pasar 2,02 persen dan realisasi 808 unit rumah.

Adapun, pencapaian BTN juga didukung entitas syariahnya yakni PT Bank Syariah Nasional (BSN). Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan penyaluran melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk masyarakat berpenghasilan rendah turut mendukung posisi BTN sebagai pemain Utama sektor perumahan ini.

"BTN terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Peningkatan market share ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh," kata Hirwandi, Rabu (1/4).

Sejak pertama kali menyalurkan KPR pada 1976, BTN telah membiayai 4.087.046 unit rumah dengan total nilai mencapai Rp262,32 triliun. Hingga 27 Maret 2026, realisasi penyaluran KPR subsidi BTN mencapai Rp3,65 triliun untuk 21.954 unit rumah. Sementara sepanjang 2025, BTN menyalurkan KPR subsidi sebanyak 132.803 unit rumah dengan nilai Rp22,01 triliun.

Menurutnya, BTN akan terus memperluas akses pembiayaan perumahan. Seiring fungsi intermediasi yang terus diperkuat untuk mendorong kinerja perseroan.

"Kolaborasi dengan pemerintah dan pengembang akan terus diperkuat agar penyaluran KPR subsidi semakin merata dan tepat sasaran," pungkas Hirwandi.

Editorial Team

EditorEkarina .