Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Indomobil Finance Rangkul Teknologi AI Guna Percepat Kucuran Kredit Konsumen
Kelola Pembiayaan Rp11,6 Triliun,Indomobil Finance Gandeng Simplifa.ai Percepat Proses Kredit/Dok Simplifa.ai
  • Teknologi AI mempercepat dan mempermudah proses persetujuan kredit.

  • Integrasi AI ini meningkatkan efisiensi analisis data, akurasi penilaian risiko, serta mempercepat pengambilan keputusan.

  • Transformasi digital ini menghadirkan pengalaman pembiayaan yang lebih cepat dan personal bagi nasabah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) resmi menggandeng platform Simplifa.ai guna mempercepat proses persetujuan kredit konsumen melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Upaya tersebut merupakan jawaban perseroan terhadap kebutuhan transformasi pada industri keuangan. Fokus utamanya adalah meningkatkan efisiensi analisis data serta akurasi penilaian risiko pembiayaan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, IMFI tercatat mengelola piutang pembiayaan konsumen neto sebesar Rp11,6 triliun pada pengujung 2025.

“Teknologi Simplifa.ai memang didesain untuk menciptakan peningkatan proses yang signifikan dalam ketepatan, kecepatan, dan pengelolaan risiko pembiayaan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih akurat dan adaptif,” kata CEO Simplifa.ai, Gema Buana Putra, melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/4).

Melalui integrasi teknologi ini, IMFI bermaksud mengoptimalkan pengoperasian lewat analisis data lebih komprehensif dan real-time. Sistem yang terpadu memungkinkan pengambilan keputusan dilakukan secara cepat dan konsisten. Hal ini niscaya meningkatkan kualitas manajemen risiko di seluruh siklus pembiayaan.

Bagi nasabah, transformasi ini menghadirkan pengalaman pembiayaan yang lebih personal. Proses evaluasi kredit yang adaptif memungkinkan layanan disesuaikan dengan profil pengguna. Langkah ini sekaligus membuka akses pembiayaan lebih luas bagi berbagai segmen pasar.

Gema menambahkan, kerja sama ini menjadikan layanan pembiayaan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fase implementasi perdana telah berjalan sejak Januari 2026.

Agenda tersebut dimulai dengan program pelatihan komprehensif bagi staf credit analyst IMFI. Pelatihan mencakup workshop teknis dan pembahasan strategis mengenai pemanfaatan AI dalam analisis pembiayaan modern. Ia berharap kolaborasi ini berdampak luas bagi pertumbuhan bisnis dan kepuasan nasabah.

Editorial Team