Ilustrasi Perbankan/ Achmad Bedoel
Selain untuk memetakan kondisi perusahaan dan memasang target bisnis, RBB juga memiliki manfaat bagi pemegang saham ataupun pemimpin di perusahaan tersebut. Penulisan RBB juga harus dengan analisa yang mendalam baik dari analis internal perusahaan, jajaran pengurus di komisaris, hingga pemegang saham.
Pagi para calon investor yang ingin menanamkan dananya di bank tentu harus melihat prospek bisnis bank ke depan melalui RBB. Investor juga harus jeli melihat langkah yang dilakukan bank dalam menyikapi suatu kendala dan kondisi ekonomi. Upaya tersebut untuk mengurangi risiko penurunan kinerja perusahaan agar dana yang dinvestasikan tetap stabil.
Fungsi lain dari RBB juga untuk menjadi panduan penentuan serta penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan dikenal juga dengan business plan. Business plan ini mencakup seluruh badan, unit, bidang, proyek, dan usaha strategis dari bisnis perbankan tersebut.
Selain itu, fungsi RBB yang baik bermanfaat dalam mengelola risiko. Hal ini dikarenakan seluruh faktor pengaruh kelancaran usaha telah dipertimbangkan sekaligus cara mengatasinya. Hal ini tentu berguna dalam menerapkan pengelolaan risiko secara efektif dan strategis. Semakin awal penyusunan RBB bank, kegiatan operasional dapat terlaksana dengan lebih lancar.