Jakarta, FORTUNE - Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,9 persen di 2025. Padahal sebelumnya, lembaga ini masih memproyeksikan ekonomi RI dapat tumbuh 5,2 persen. Dengan demikian, ada penurunan proyeksi sebesar 0,3 persen.
Hal itu terungkap dalam laporan terbaru OECD Economic Outlook, Interim Report March 2025 'Steering to Uncertainty'. OECD menyatakan, penurunan proyeksi itu terjadi lantaran disrupsi ekonomi di berbagai negara berkembang lainnya.
"Pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang G20 secara umum diproyeksikan juga melambat," tulis OECD yang dikutip di Jakarta, Selasa (18/3).
Meski demikian, lembaga ini masih menaruh optimis terhadap ekonomi Indonesia yang diperkirakan tidak akan turun drastis. Hal itu didorong oleh pertumbuhan ekspor dan konsumsi masyarakat.
