Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Siasat OVO di Tengah Persaingan Penyedia Layanan QRIS yang Makin Masif
OVO catat kebaikan transaksi digital selama sahur di bulan Ramadan hingga 79%.
  • QRIS kini digunakan luas di berbagai sektor dan negara, dengan pertumbuhan pengguna mencapai 139,99 persen serta volume transaksi digital meningkat hingga 14,26 miliar kali.

  • OVO menjaga relevansi lewat integrasi ekosistem Grab, mencatat lebih dari 40 juta transaksi QRIS sepanjang 2025 dan memperkuat posisinya sebagai bagian dari aktivitas harian pengguna.

  • Melalui kolaborasi dengan Superbank dan dukungan bagi UMKM, OVO menyalurkan pembiayaan Rp6 triliun kepada 445 ribu mitra serta meningkatkan transaksi UMKM hingga 35 persen di seluruh Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Di balik kemudahan pindai QRIS, penyedia jasa keuangan mesti bertarung sengit memenangkan pasar melalui adu fitur, promosi, dan penguatan ekosistem digital.

Produk terbitan Bank Indonesia (BI) pun saat ini hadir nyaris di mana-mana: warung kopi, warung makan, mini market, hingga rumah sakit. Bahkan, pengguna transportasi umum pun sudah bisa mengandalkan fitur bernama QRIS Tap untuk mobilitas sehari-hari.

Inovasi ini juga bisa digunakan di luar negeri, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang. Baru-baru ini, Bank Indonesia mengabarkan perluasannya ke Cina dan Korea Selatan, yang ditargetkan selesai pada kuartal I-2026.

Dalam hal kinerja, lonjakan pertumbuhan pemakaiannya per akhir kuartal IV tahun lalu mencapai 139,99 persen. Karenanya, volume transaksi pembayaran transaksi digital secara keseluruhan pun terdorong menyentuh 14,26 miliar kali, dengan pertumbuhan 39,21 persen.

Salah satu pemain industri keuangan yang mengambil ceruk itu adalah OVO (PT Visionet Internasional). Dompet digital ini menyebut relevansi dan kepercayaan jangka panjang menjadi modal penting saat ini dalam menghadapi kompetisi QRIS.

Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono mengatakan relevansi tersebut dituangkan dengan layanan terintegrasi dengan ekosistem Grab sehingga pengguna dapat membayar layanan GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan GrabMart dengan memindai kode QRIS yang disediakan OVO.

"Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 40 juta transaksi lewat QRIS melalui Grab yang dilakukan oleh jutaan pengguna di berbagai daerah di Indonesia. Integrasi ini memperkuat posisi OVO sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari pengguna, bukan sekadar alat pembayaran," ujarnya kepada Fortune Indonesia.

OVO juga menawarkan integrasi tabungan dengan Superbank, serta kemudahan transaksi dengan jutaan merchant termasuk UMKM. Hingga Akhir 2025, OVO mencatat QRIS oleh pengguna mencapai 61 persen dan turut mendorong kenaikan transaksi bagi lebih dari 700 ribu pelaku UMKM hingga 35 persen di seluruh Indonesia. Sementara itu layanan kepada UMKM telah menjangkau sekitar 3 juta di lebih dari 400 kota.

Di akhir 2025, layanan pendanaan OVO Finansial dan GrabModal telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp6 triliun kepada lebih dari 445 ribu mitra UMKM di berbagai sektor.

"OVO akan terus fokus mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan inklusivitas pembayaran. Fokus ini menjadi fondasi utama dalam membangun loyalitas jangka panjang," pungkasnya

Topics

Editorial Team

EditorEkarina .