Jakarta, FORTUNE – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah mengelola piutang pembiayaan senilai Rp63,4 triliun atau naik 13 persen pada akhir 2025. Untuk pembiayaan baru, perusahaan itu menyaksikan pertumbuhan 18 persen menjadi Rp43,2 triliun.
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menyatakan capaian ini mencerminkan daya beli konsumen otomotif yang tetap terjaga. Apalagi, pertumbuhan ini diikuti oleh kualitas pembiayaan yang tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross yang membaik ke level 2,0 persen.
“Bagi Adira, pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang berjalan seiring dengan nilai dan manfaat yang kami berikan kepada masyarakat,” ujar Made melalui keterangan resmi yang dikutip Kamis (5/3).
Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan pendapatan Rp12,1 triliun dengan laba bersih Rp1,5 triliun per akhir 2025. Made menyampaikan Ramadan merupakan momentum penting bagi industri multifinance untuk memacu pertumbuhan bisnis di tengah kebutuhan pembiayaan.
“Ramadan adalah momentum ketika kebutuhan masyarakat meningkat, baik untuk mobilitas, konsumsi, maupun perencanaan ibadah,” katanya.
Untuk itu, menurut Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani, fundamental yang kuat menjadi bekal penting bagi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Gani menyebut potensi pertumbuhan industri multifinance masih akan terus berlanjut di tahun ini.
“Sejalan dengan proyeksi industri multifinance yang diperkirakan tumbuh 6 hingga 8 persen di 2026, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka di 2026. Fondasi inilah yang membuat kami optimistis menatap 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Gani.
Optimisme tersebut juga tecermin pada partisipasi Adira Finance sebagai Official Multifinance Partner dan Official Trade-in Partner pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026, bersama Danamon dan didukung MUFG.
Selama periode penyelenggaraan, Adira Finance mencatatkan pertumbuhan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebesar 60 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.
