Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Profil Aida S Budiman, Terpilih Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Profil Aida S Budiman, Terpilih Jadi Deputi Gubernur Senior BI
Aida S. Budiman (bi.go.id)
  • Komisi XI DPR menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2026–2031, bersama Destry Damayanti dan Solikin M. Juhro.

  • Keputusan Komisi XI akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada 1 September 2026 untuk persetujuan.

  • Deputi Gubernur BI sejak 2022, Aida berkarier di BI sejak 1991 dan mengusung visi bank sentral terbaik di negara berkembang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Komisi XI DPR RI memilih Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031. Aida akan menggantikan Destry Damayanti yang dipilih sebagai Gubernur BI.

Keputusan tersebut diambil setelah Aida menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Rabu (26/8). Hasilnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada 1 September 2026 untuk ditetapkan secara resmi.

Aida bukan nama baru di Bank Indonesia. Ia berkarier di bank sentral sejak 1991 dan menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak Januari 2022. Sebelum masuk jajaran Dewan Gubernur, Aida pernah memegang sejumlah posisi strategis di bidang ekonomi dan moneter.

Lantas, seperti apa profil Aida S. Budiman dan perjalanan kariernya hingga terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI?

  1. Profil Aida S. Budiman

    • Nama lengkap: Aida Suwandi Budiman
    • Tempat dan tanggal lahir: Bogor, 1965
    • Profesi: Deputi Gubernur BI, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ex-officio BI. 

    Aida menempuh pendidikan sarjana di bidang Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1987. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di University of Southern California, Amerika Serikat, hingga meraih gelar master bidang ekonomi pada 1996.

    Pendidikan Aida berlanjut ke jenjang doktoral di Claremont Graduate University, Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar PhD bidang ekonomi pada 2001.

  2. Perjalanan karier Aida S Budiman di Bank Indonesia

    Aida S Budiman telah berkarier di Bank Indonesia sejak 1991. Ia mengawali karier sebagai staf Analisis dan Proyeksi Perekonomian Indonesia sebelum menduduki sejumlah posisi strategis di bank sentral.

    Pada 2014 hingga 2018, Aida menjabat sebagai Kepala Departemen Internasional. Ia kemudian menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018.

    Kariernya berlanjut sebagai Asisten Gubernur BI pada 2020–2022. Di posisi tersebut, Aida membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia, serta sinergi dengan bauran kebijakan nasional.

    Aida kemudian ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tahun 2021 tertanggal 24 Desember 2021. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022 dengan masa jabatan lima tahun hingga 2027. Jika mendapat persetujuan sesuai tahapan yang berlaku, Aida akan menempati posisi Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2026–2031.

  3. Kontribusi di kancah internasional dan nasional

    Selama berkarier di BI, Aida memiliki pengalaman dalam perumusan kebijakan dan pengembangan ekonomi di tingkat nasional maupun internasional. Pada 2010–2012, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) South-East Asia Voting Group (SEAVG) Office.

    Aida mewakili 13 negara dalam menyuarakan aspirasi dan kepentingan negara berkembang. Ia juga beberapa kali mewakili BI dalam berbagai working group internasional, baik bilateral, regional, maupun multilateral.

    Di tingkat nasional, Aida terlibat dalam penyusunan sejumlah kebijakan dan program strategis, di antaranya:

    • Penyusunan strategi nasional pengembangan sektor industri dan pariwisata
    • Pengembangan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
    • Financial Safety Net
    • Penggunaan mata uang regional
    • Strategi peningkatan peringkat Indonesia.

  4. Visi Aida untuk Bank Indonesia

    Dalam fit and proper test di hadapan Komisi XI DPR RI pada 26 Agustus 2026, Aida kembali menyampaikan visi yang akan dibawanya apabila dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior BI.

    "Visinya masih tetap yaitu menjadi bank sentral terbaik di emerging economies (negara berkembang) dan berkontribusi positif ke perekonomian nasional dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif," ujar Aida dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), Rabu (26/8).

    Untuk menjalankan visi tersebut, Aida menyebut tiga pendekatan, yakni adaptif, inovatif, dan akseleratif. Pendekatan adaptif berkaitan dengan respons BI terhadap perubahan lanskap ekonomi dan infrastruktur nasional, termasuk sinergi dengan kebijakan fiskal dan Danantara.

    Sementara itu, pendekatan inovatif diarahkan agar BI dapat merumuskan respons kebijakan dengan lebih maju. Adapun pendekatan akseleratif menekankan percepatan eksekusi kebijakan secara terukur berdasarkan tahapan yang telah ditetapkan.

    Aida juga menyusun tujuh misi strategis yang mencakup kalibrasi bauran kebijakan BI, reformasi data berbasis arsitektur data global, perluasan alternatif sumber pembiayaan, penguatan kebijakan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), inovasi sistem pembayaran, akselerasi pengembangan UMKM, serta bauran kebijakan kelembagaan.

    Dalam pemaparannya, ia menempatkan sinergi kebijakan moneter dan fiskal sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan agenda tersebut.

    "Yang pertama ini harus dilakukan karena akan menjadi landasan kita untuk membangun skenario yang lebih positif untuk perekonomian Indonesia. Yang satu yang penting ini adalah sinergi Bank Indonesia dan pemerintah (fiskal-moneter) yang dilandasi oleh komunikasi yang efektif," ujarnya.

  5. Aida dipilih bersama dua pimpinan BI lainnya

    Komisi XI DPR RI menyepakati tiga nama untuk mengisi jajaran pimpinan BI periode 2026–2031 setelah menyelesaikan fit and proper test terhadap empat calon. Pada hari pertama, Rabu (26/8), Komisi XI menguji Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI.

    Pada hari kedua, giliran Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Deputi Gubernur BI. Dari empat nama tersebut, Komisi XI menetapkan Destry Damayanti, Aida S. Budiman, dan Solikin M. Juhro.

    Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro menyampaikan keputusan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat setelah komisi menilai rekam jejak, kapasitas, visi, dan gagasan masing-masing calon.

    "Komisi XI DPR RI berdasarkan musyawarah untuk mufakat menyetujui dan menetapkan Saudari Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031, Saudari Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2026–2031, dan Saudara Solikin M. Juhro sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031," ujar Fauzi di Jakarta, Kamis (27/8), dilansir laman resmi DPR.

    Selanjutnya, hasil keputusan Komisi XI akan disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 1 September 2026. Setelah memperoleh persetujuan parlemen, proses pengangkatan pimpinan BI akan mengikuti mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    FAQ seputar profil Aida S Budiman

    Siapa Aida S Budiman?

    Aida S. Budiman adalah Deputi Gubernur BI yang ditetapkan Komisi XI sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI periode 2026–2031.

    Kenapa Aida S Budiman dicalonkan sebagai Deputi Senior BI?

    Pencalonan tersebut diajukan untuk mengisi posisi Deputi Senior BI yang sedang kosong.

    Seperti apa perjalanan karier Aida S Budiman di Bank Indonesia?

    Ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Internasional BI, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, hingga Deputi Gubernur BI.

    Apa saja bidang yang pernah ditangani oleh Aida S Budiman?

    Ia terampil dalam perumusan kebijakan moneter, internasional, dan baurannya dengan kebijakan reformasi struktural.

    Siapa saja yang dipilih bersama Aida?

    Komisi XI menetapkan Aida bersama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur BI.

Share Article
Editorial Team

Latest in Finance

See More