Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
RUPST Bank Jago Tak Bagikan Dividen, Angkat Direktur Baru
Ilustrasi Nasabah di Kantor Cabang Bank Jago/Dok Bank Jago
  • RUPST Bank Jago menyetujui laporan tahunan 2025 tanpa membagikan dividen dan menetapkan susunan direksi serta komisaris baru untuk periode 2026–2029.
  • Sepanjang 2025, Bank Jago mencatat pertumbuhan signifikan dengan DPK Rp25,9 triliun, kredit Rp24,3 triliun, laba bersih Rp276 miliar, dan total aset Rp36,5 triliun.
  • Nicholas Tan diangkat sebagai Direktur baru setelah berkarier di fintech internasional dan bergabung di Bank Jago sejak Januari 2025 sebagai Head of Retail Banking Business.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Jago Tbk (Bank Jago) menyetujui laporan tahunan perusahaan tahun buku 2025 tanpa ada agenda pembagian dividen. Rapat juga mengangkat direktur baru yang masuk dalam  susunan anggota dewan direksi dan dewan komisaris untuk masa jabatan 2026-2029.

Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris, menyatakan pihaknya sebagai bank berbasis teknologi konsisten tumbuh secara berkualitas, baik dari jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

“Pencapaian 2025 terus memotivasi kami untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menyediakan produk dan layanan keuangan yang dapat meningkatkan kehidupan jutaan nasabah di Indonesia,” ujar Arief melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (7/5)

Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta, termasuk 14,2 juta nasabah funding pengguna aplikasi Jago. Pertambahan jumlah nasabah ini beriringan dengan pertumbuhan jumlah DPK dan penyaluran kredit bank Jago.

Sepanjang 2025, jumlah DPK yang berhasil dihimpun Bank Jago mencapai Rp25,9 triliun atau tumbuh 38 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp18,8 triliun.

Sementara itu, total kredit yang disalurkan mencapai Rp24,3 triliun atau meningkat 38 persen dari penyaluran 2024 yang sebesar Rp17,7 triliun. Kombinasi positif tersebut berpengaruh terhadap perolehan laba bersih setelah pajak (net profit after tax) Bank Jago per Desember 2025, yang meningkat 115 persen (YoY) menjadi Rp276 miliar.

Kemudian, total aset mencapai Rp36,5 triliun pada 2025 atau mengalami kenaikan 28 persen (YoY).

RUPST ini juga menyepakati pengangkatan Nicholas Tan sebagai direktur baru perseroan, efektif setelah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nicholas merupakan lulusan Brown University, Amerika Serikat, dan meraih gelar doktor dari University of Cambridge, Inggris. 

Ia memulai kariernya pada industri teknologi finansial (fintech) OneConnect Financial Technology, Singapura, pada 2018-2021 setelah bekerja di perusahaan rintisan dan konsultan bisnis.

Nicholas bergabung di Bank Jago pada Januari 2025 sebagai Head of Retail Banking Business.

“Nicholas akan berperan lebih besar untuk menumbuhkan bisnis ritel Bank Jago ke fase pertumbuhan berikutnya. Kami percaya kehadiran Nicholas dapat memperkuat kepemimpinan Bank Jago di industri perbankan digital nasional,¨ kata Arief.

Dengan pengangkatan direktur baru tersebut, RUPST menetapkan jajaran terbaru direksi Bank Jago untuk masa jabatan 2026-2029 sebagai berikut:

  • Direktur Utama : Arief Harris

  • Direktur Kepatuhan : Tjit Siat Fun

  • Direktur : Sonny C. Joseph

  • Direktur : Umakanth Rama Pai

  • Direktur : Supranoto Prajogo

  • Direktur : Nicholas Tan

Editorial Team