Jakarta, FORTUNE - Jam tangan Hermès seri klasik Arceau membuka debutnya pada 1978. Didesain oleh Henri d’Origny, arloji mewah dan elegan ini terkenal akan bingkai bulatnya serta garis-garis tegas yang menghiasi tubuhnya.
Dilansir dari Forbes pada Kamis (1/12), untuk seri terbarunya, brand asal Prancis ini menginterpretasikan ulang tema The Three Graces dari syal sutra dengan nama yang sama, yang dirancang oleh seniman Inggris Alice Shirley pada tahun 2020. Terinspirasi oleh perjalanannya ke Afrika Selatan, syal bermotif cantik tersebut menggambarkan hewan-hewan di negara tersebut, khususnya jerapah.
Kini, dengan menggunakan base kayu dan lukisan miniatur, jerapah The Three Graces diinterpretasikan kembali sebagai jam tangan nan elegan.