Lolli e Memmoli
Di bawah sentuhan kreatif dua arsitek Milan, Ivan Lolli dan Mario Memmoli, lampu hias Lolli e Memmoli tampil seperti karya seni yang dikerjakan dengan tangan terampil yang menorehkan keunikan pada setiap sudutnya.
Salah satunya, Caifa Square, yang memiliki keanggunan dan eksklusivitas tingkat tinggi. Lampu gantung berbentuk persegi panjang yang menjuntai ke bawah ini dirancang untuk memancarkan aura kemewahan.
Lampu hias ini memakai material struktur krom berlapis besi sebagai tulang punggung. Kabel baja suspensi dihiasi kristal Italia, baik bening maupun berwarna, menghasilkan kilau lampu bak tetesan air menuruni stalaktit. itu menciptakan lapisan kristal yang semakin kecil dan transparan, berhenti tepat di ujung terakhir seolah membeku sebelum menyentuh bumi.
Setiap rangkaian kristal ditutup dengan liontin unik pada berbagai tingkat, menambah dimensi visual yang mencuri perhatian. Dengan cahaya yang memancar, lampu hias ini menjadi medium untuk merayakan harmoni antara desain, material, dan imajinasi. Lampu hias void ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp598 juta.
Baxter
Baxter membawa sentuhan seni Italia dan tradisi kerajinan tangan pada karyanya yang memadukan keindahan klasik dengan sentuhan modern. Lampu gantung Baxter Q3 memikat dengan desainnya yang rumit, namun harmonis demi menghidupkan ruang dengan pesonanya yang anggun.
Lampu gantung berdimensi 59,1 x 59,1 x 59,1 inci ini mengombinasikan material kaca berbentuk batang dan baris nikel yang dirancang sempurna. Produk ini tidak saja menawarkan cahaya, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang cantik. Partikulat cahayanya lembut, tidak menyilaukan, namun tetap mampu mengisi ruang dengan terang yang homogen dan menyebar. Atmosfer ruang yang diciptakannya pun hangat dan mengundang.
Desain persegi Baxter Q3 juga dihidupkan oleh deretan filamen yang berkelindan dari bagian tengah, memanjang ke atas dan ke bawah. Sebuah ilusi visual menyerupai air terjun cahaya yang diciptakan dari susunan tersebut memberikan kesan dinamis dan mengalir. Bentuk ini tidak hanya menonjolkan estetika lampu, tetapi juga menjadikannya elemen dekorasi yang mampu mengelevasi kesan mewah, baik untuk ditempatkan di ruang pribadi maupun publik.
Perusahaan interior Moie mengungkapkan harga jual lampu gantung ini bisa mencapai Rp778 juta.
Sans Souci
Sans Souci menghadirkan kehangatan dan keindahan musim semi melalui koleksi lampu hiasnya, Primavera. Terinspirasi dari mahakarya legendaris Sandro Botticelli, koleksi ini merupakan interpretasi artistik keanggunan musim semi ke dalam interior ruangan.
Lampu hias Primavera memiliki tampilan cantik dan unik menyerupai kelopak kristal yang tertiup angin, menciptakan permainan warna bening dan keemasan yang menawan. Setiap kelopak merupakan hasil dari perpaduan sempurna antara keahlian tradisional dan teknologi pembuatan kaca terkini. Sentuhan nanoteknologi pada beberapa kelopak menciptakan lapisan emas berkilau, menciptakan kesan eksklusif pada karya ini.
Jiří Krišica, sang perancang koleksi ini, membawa warisan pembuatan kaca dari Bohemia utara ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan cermat, ia memadukan keterampilan manual yang telah diwarisi keluarganya selama beberapa generasi dengan inovasi modern.
Sayangnya, Sans Souci tidak mengungkapkan harga jual Primavera, sebab harga konfigurasi dan volume pesanan.
Baccarat
Printemps Bleu Zenith Chandelier merupakan koleksi lampu gantung yang menampilkan keindahan dengan perpaduan inovasi modern dan keterampilan leluhur dalam pembuatan kristal serta porselen. Koleksi lampu gantung edisi terbatas ini merupakan karya seni yang lahir dari hasil kolaborasi dua maestro: Steve Leung, arsitek sekaligus desainer ternama asal Hong Kong, dan House Baccarat, rumah mewah legendaris asal Prancis untuk merayakan 60 tahun persahabatan antara Tiongkok dan Prancis.
Terinspirasi dari motif Baccarat abad ke-19 dan keindahan seni tembikar Qinghua Ci, lampu hias material kristal ini menampilkan detail ornamen burung layang-layang, bunga, dan kupu-kupu dalam rona biru kobalt yang memukau. Motifnya tidak hanya mempercantik, tetapi juga membawa makna mendalam, tapi menghubungkan filosofi dan estetika Timur dan Barat.
Edisi terbatas Printemps Bleu Zenith Chandelier yang hanya diproduksi sebanyak 60 buah ini telah diluncurkan di pasar Asia pada Juli 2024 diikuti oleh peluncurannya secara global mulai tahun ini.