Breguet Tradition 7047 Tourbillon Waltz/Dok. Breguet
Tepat pada 26 Juni 1801, Menteri Dalam Negeri Perancis menyetujui paten yang diajukan Breguet atas penemuan tourbillon untuk jangka waktu 10 tahun. Mengingat proses pembuatan mekanisme tourbillon yang rumit, dibutuhkan waktu lama sebelum jam tourbillon pertama diluncurkan ke pasar.
Selain jam "No. 169" yang dibuat untuk putra John Arnold (ahli horologi di London) pada tahun 1809 dan jam "No. 282" yang dijual oleh putra Breguet, belum ada jam dengan sistem tourbillon yang diproduksi massal sampai tahun 1805.
Penemuan mekanisme tourbillon akhirnya dipresentasikan ke publik pada National Exhibition of Industrial Products yang diadakan di Paris pada bulan September dan Oktober 1806. Pada sebuah laporan berjudul Rapport Du Jury, tertulis "mekanisme tourbillon membuat penunjuk waktu dapat mempertahankan akurasi yang sama, seperti apa pun posisinya, vertikal atau miring".
Antara tahun 1805 hingga 1823 (tahun di mana Breguet meninggal dunia), sebanyak 35 model jam dengan sistem tourbillon terjual. Sebagian besar klien Breguet saat itu berasal dari kalangan raja dan bangsawan. Menariknya, sekitar seperempat jam tourbillon digunakan untuk keperluan navigasi di laut dan menghitung garis bujur. Adapun beberapa ilmuwan ternama yang juga memiliki jam tourbillon buatan Breguet.